Gangguan Penglihatan Apakah Selalu Terjadi pada Penderita Diabetes?

Gangguan penglihatan selain dialami oleh orang normal juga dapat dialami oleh diabetesi atau penderita diabetes. Apalagi jika penderita sudah lama mengidap penyakit gula darah tersebut. Dalam hal ini, gangguan penglihatan merupakan salah satu bentuk komplikasi akibat penyakit diabetes yang diderita. Artinya resiko penderita untuk mengalami gangguan penglihatan akan semakin meningkat dengan ia menderita penyakit gula darah tersebut.

Berdasarkan pada kenyataan tersebut, maka kami merasa perlu untuk membagikan informasi mengenai jenis gangguan penglihatan yang rentan dialami penderita diabetes sekaligus membahas mengenai cara tepat untuk mengurangi resikonya.

Kebutaan Permanen

Kebutaan permanen merupakan dampak buruk dari gangguan penglihatan yang terjadi setelah menderita diabetes menahun. Ini artinya gangguan penglihatan yang dialami sudah tergolong parah dan akan sulit diperbaiki. Umumnya jika gangguan penglihatan yang terjadi masih tergolong ringan, penanganan medis dapat diberikan untuk mengurangi atau memperbaiki kerusakan yang terjadi. Cara ini biasanya berhasil dan dapat mengembalikan penglihatan penderita.

Namun seringkali gangguan penglihatan yang dialami penderita diabaikan dan cenderung tidak memperoleh penanganan medis yang tepat. Dengan begitu, gangguan penglihatan yang terjadi akan bertambah parah dan akibatnya penderita dapat mengalami kebutaan permanen.

Glaukoma

Glaukoma merupakan gangguan penglihatan yang juga dapat dialami oleh penderita kencing manis. Akibat lonjakan kadar gula darah yang terjadi, darah penderita menjadi lebih pekat karena banyaknya kelebihan gula dalam darahnya. Kelebihan gula darah tersebut dapat mempengaruhi kerja retina yang fungsinya sebagai lensa mata. Dengan adanya kelebihan gula dalam darah tersebut, penglihatan penderita nantinya akan terhalang olehnya. Hal ini juga dapat dijadikan sebagai salah satu gejala glaukoma sehingga ketika mengalaminya akan lebih baik jika segera melakukan pemeriksaan mata.

Bapak Ibu

  

Gangguan Penglihatan Dapat Dicegah dengan Menjaga Kestabilan Kadar Gula Darah

Seperti yang sudah dijelaskan di awal tadi bahwa gangguan penglihatan dapat dicegah. Jadi anda dapat mengurangi resiko kebutaan permanen yang dapat terjadi ketika gangguan penglihatan benar-benar dialami. Salah satu cara yang paling efektif adalah dengan menjaga kestabilan kadar gula darah. Pengobatan medis, sudah terbukti dapat menurunkan gula darah penderita. Namun pengobatan medis tersebut belum mampu mengatasi akar penyebabnya, sehingga tidak jarang memicu hipoglikemia pada penderita.

Karena pengobatan medis belum mampu mengatasi akar penyebab diabetes, maka hasil pengobatanpun hanya akan bersifat sementara. Agar hasil pengobatan yang diperoleh dapat lebih maksimal, perlu dilakukan beberapa hal untuk mendukung pengobatan tersebut, khususnya dalam hal menjaga kestabilan kadar gula darah. Salah satunya adalah dengan mengkonsumsi makanan berserat. Hal ini karena serat dalam jumlah yang cukup dapat membantu tubuh dalam hal menghambat pelepasan gula ke dalam darah sehingga kadar gula darah akan tetap stabil.

Tips agar gula darah lebih stabil

Selain makanan berserat, perlu dipertimbangkan juga untuk menambah aktifitas harian anda dengan berolahraga secara rutin. Namun mengingat kondisi penderita yang umumnya lemah, maka disarankan untuk menyesuaikan jenis olahraga dengan kondisi fisik. Selain itu, frekuensi dan durasinya juga perlu disesuaikan agar jangan sampai berlebihan. Jika berlebihan tentunya akan mengurangi manfaat kesehatan yang dapat diperoleh dari olahraga.

Perlu diingat juga untuk selalu menyediakan air, baik dalam kemasan ataupun gelas, ketika anda sedang berolahraga. Tujuannya adalah untuk mengurangi resiko dehidrasi yang dapat anda alami kapan saja. Apalagi dengan semakin meningkatnya frekuensi buang air kecil. Tentunya tubuh akan semakin memerlukan banyak cairan guna mengganti cairan tubuh yang hilang bersama dengan urin tersebut. Sementara itu, berolahraga juga akan mengeluarkan banyak cairan tubuh dalam bentuk keringat sehingga minum air dalam jumlah yang cukup akan sangat membantu dalam hal mencegah dehidrasi.

Selain mengurangi resiko dehidrasi, air dalam jumlah yang cukup juga dapat mengikis kelebihan gula dalam darah dan melarutkannya ke dalam urin. Hal ini sesuai dengan sifat air sebagai pelarut yang dapat melarutkan apa saja, khususnya zat-zat yang larut dalam air. Karenanya usahakan untuk selalu minum air 6 sampai 8 gelas atau 2 liter air setiap hari untuk memenuhi kebutuhan tubuh akan cairan. Dengan begitu, penderita akan mendapatkan manfaat ganda, yaitu terhindar dari resiko dehidrasi, kadar gula darah yang tetap terjaga kestabilannya dan terhindar dari gangguan penglihatan yang dapat menyebabkan kebutaan permanen.

Solusi lainnya juga termasuk mengkonsumsi obat untuk penyakit diabetes secara rutin Tahitian Noni, mengingat. Tahitian Noni mampu mengembalikan fungsi sel beta pankreas dan meningkatkan kepekaan sel terhadap insulin. Ditambah lagi, ia mampu membentengi tubuh penderita agar tidak mudah mengalami gangguan kesehatan sekaligus meningkatkan staminanya.

Mau Tau Solusi Terbaik untuk Mengalahkan Diabetes?

Terapi yang satu ini mampu mengembalikan fungsi sel beta pankreas dan meningkatkan kepekaan sel terhadap insulin. Ditambah lagi, ia mampu membentengi tubuh penderita agar tidak mudah mengalami gangguan kesehatan sekaligus meningkatkan staminanya. Anda penasaran?

Klik Di Sini untuk Sembuh dari Diabetes

Comments(5)
  1. Suwanto
    • adm
  2. hartono
  3. Jajang N
  4. Desyanti Harlan (Dessy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!