Kenali Bahaya Retinopati Diabetik Sebelum Terlambat!

Istilah sangat melekat sekali dengan penderita diabetes. Hal ini mengingat diabetes dapat mempertinggi resiko penderitanya untuk mengalami retinopati diabetik ini. Secara medis, retinopati berarti kelainan yang terjadi pada pembuluh darah halus retina. Perlu diketahui bahwa retina merupakan organ yang sangat vital yang menunjang penglihatan anda. Hal ini mengingat fungsi retina, yaitu berfungsi menangkap cahaya. Fungsi sebenarnya sama dengan kamera film yang akan menangkap gambar yang ada di hadapan.

Karena fungsi yang sangat penting ini maka sudah seharusnya jika fungsi retina dijaga dengan baik. Salah satunya adalah dengan mencegah penyakit diabetes karena penyakit ini dapat memicu kerusakan pada retina. Kerusakan yang terjadi pada retina jika tidak segera ditangani maka akibatnya dapat menyebabkan kebutaan permanen. Jika sudah demikian halnya maka upaya medis apapun yang diberikan pada penderita tidak akan mampu mengembalikan penglihatan penderita.

Mengapa Disebut Retinopati Diabetik?

Seperti yang telah dijelaskan di awal bahwa retinopati merupakan kelainan yang terjadi pada pembuluh darah halus retina. Kelainan ini umumnya dipicu oleh tingginya kadar gula darah sehingga kemudian dikenal dengan retinopati diabetik. yang terjadi awalnya hanya berupa gangguan penglihatan saja. Dengan adanya gangguan pada penglihatannya maka penderita biasanya akan berganti-ganti jenis kacamata.

retinopati diabetikRetinopati diabetik umumnya tidak disadari kehadirannya. Hal ini mengingat kerusakan yang terjadi pada retina berjalan lambat. Namun jika tidak segera mendapat penanganan medis yang tepat maka retinopati diabetik akan berujung pada kebutaan permanen. Karena itulah ketika anda mengalami gangguan penglihatan, pemeriksaan mata wajib segera dilakukan untuk mendeteksi dini kerusakan yang terjadi pada retina. Dengan begitu resiko kebutaan dapat dikurangi atau bahkan dicegah.

Penanganan Medis Untuk Retinopati Diabetik

Jika masih dalam taraf retinopati ringan, kelainan masih dapat ditangani secara medis. Biasanya akan ditangani dengan menggunakan teknik koagulasi dengan laser. Teknik ini terbukti mampu memperbaiki kelainan yang terjadi pada retina akibat tingginya kadar gula dalam darah. Manfaatnya bagi penderita adalah berkurangnya resiko kebutaan yang dapat terjadi kapan saja jika kelainan pada retina tidak segera mendapat penanganan medis yang tepat.

Bapak Ibu

  

Mengapa Terjadi Retinopati Diabetik?

Ketika jumlah insulin yang diperlukan tubuh dalam proses metabolisme gula berkurang akibat kerusakan yang terjadi pada sel beta pankreas maka metabolisme gula pun menjadi terhambat. Hal ini menyebabkan gula yang seharusnya dicerna oleh sel untuk diubah menjadi energi dan cadangan makanan terpaksa harus dibuang melalui urin guna mengurangi kelebihan gula dalam darah.

Perlu diingat bahwa kelebihan gula dalam darah dapat menghambat laju aliran darah akibat tersumbatnya pembuluh darah. Jika penyumbatan pada pembuluh darah terus menerus terjadi maka akibatnya akan sangat fatal bagi organ-organ yang dituju pembuluh darah tersebut. Hal ini mengingat organ-organ di dalam tubuh memerlukan suplai oksigen dan nutrisi yang cukup untuk tetap dapat menjalankan fungsinya dengan baik.

kelebihan gula dalam darah dapat menghambat laju aliran darah akibat tersumbatnya pembuluh darahDi awal telah disebutkan bahwa kadar gula darah yang meningkat berkaitan erat dengan adanya kerusakan pada sel beta pankreas sehingga produksi insulin pun terganggu. Selain kerusakan yang terjadi pada sel beta pankreas, tingginya kadar gula darah juga dapat dipicu oleh adanya resistensi sel terhadap insulin sehingga insulin tidak akan berfungsi secara maksimal dalam membantu penyerapan gula ke dalam sel.

Akibat tidak terserapnya gula ke dalam sel, maka gula akan tetap berada dalam aliran darah sehingga akan menyumbat pembuluh darah yang dilewatinya. Jika yang mengalami penyumbatan adalah pembuluh halus pada retina maka akibatnya retina akan mengalami gangguan fungsi akibat tidak tersuplainya oksigen serta nutrisi yang cukup. Jika kerusakan tersebut tidak segera ditangani dengan benar maka akibatnya penderita dapat mengalami kebutaan permanen.

Cara Mencegah Retinopati Diabetik

Mengingat retinopati diabetik dapat menyebabkan kebutaan permanen, mungkin sebagian besar dari anda akan bertanya apakah mungkin kerusakan pada pembuluh darah halus retina dapat dicegah. Jawabannya tentu saja bisa. Ingatlah bahwa penyebab utama retinopati adalah tingginya kadar gula dalam darah. Karenanya ketika anda belum terkena diabetes, alangkah baiknya untuk melakukan pencegahan guna mengurangi resiko diabetes.

Namun jika sudah terlanjur divonis diabetes, maka segeralah melakukan terapi diabetes melitus, perubahan gaya hidup, pengaturan pola makan, pengendalian berat badan dan olahraga secara teratur agar anda dapat menstabilkan kadar gula darah anda. Dengan kadar gula yang stabil maka resiko komplikasi pun dapat dikurangi atau bahkan dicegah. Namun perlu diketahui pula bahwa ketika anda menderita diabetes, akan sangat sulit sekali mendapatkan kadar gula darah yang benar-benar stabil. Paling tidak selalu usahakan agar kadar gula darah anda mendekati normal guna mengurangi resiko terjadinya kerusakan pada retina.

~~> Klik Di Sini untuk terhindar dari komplikasi diabetes <~~

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!