Komplikasi Diabates Melitus Apa Sajakah Yang Sedang Mengintai Kita?

Penyakit diabetes melitus sangat rentan sekali komplikasi. Hal ini mengingat kadar gula darah yang meningkat dapat menyebabkan gangguan organ lainnya. Meskipun demikian, perlu diketahui bahwa peningkatan kadar gula darah juga terjadi pada orang normal. Umumnya peningkatan kadar gula darah terjadi dua jam setelah makan. Hal ini karena masuknya makanan ke dalam tubuh normalnya akan dapat meningkatkan kadar gula darah. Namun akibat fungsi sel beta pankreas sebagai penghasil utama insulin dan sensitifitas sel terhadap insulin masih dalam kondisi yang cukup baik, maka kadar gula darah pun akan kembali normal.

Berbeda dengan orang normal, penderita diabetes tetap akan memiliki kadar gula darah yang meningkat meskipun telah lewat dua jam. Hal ini mengingat adanya kerusakan pada sel beta pankreas dan/atau resistensi sel terhadap insulin yang mengakibatkan gula yang berasal dari makanan tidak dapat diserap masuk oleh sel.

Seperti yang telah disinggung di awal tadi bahwa penyakit diabetes akan mengundang banyak komplikasi jika tidak ditangani dengan benar. Komplikasi diabetes ini biasanya muncul setelah menderita diabetes dalam jangka waktu yang lama. Namun ternyata juga muncul sesaat setelah didiagnosa diabetes. yang satu ini dikenal dengan komplikasi diabetes awal sedangkan yang muncul setelah menderita diabetes dalam jangka waktu yang lama disebut komplikasi diabetes lanjutan.

Komplikasi Diabetes Awal

komplikasi diabetes melitusTingginya kadar gula darah akan menyebabkan disfungsi organ. Disfungsi organ pertama kali akan terjadi pada pembuluh darah dan saluran kemih. Perlu diingat bahwa ketika kadar gula darah yang meningkat tidak dapat diimbangi dengan produksi insulin yang cukup, maka proses metabolisme gula di dalam sel akan terhambat. Bukan hanya itu saja, gula bahkan tidak dapat diserap masuk oleh sel. Akibatnya gula akan tetap berada dalam aliran darah.

Ketika gula tetap berada dalam aliran darah maka aliran darah pun akan terganggu. Hal ini mengingat ikutnya gula bersama aliran darah akan meninggalkan plak pada pembuluh darah. Jika plak pada pembuluh darah terus menerus terakumulasi maka akibatnya akan timbul penebalan pada dinding pembuluh darah sehingga nantinya akan menghambat aliran darah itu sendiri.

Bapak Ibu

  

Hal yang sama juga terjadi pada saluran kemih. Perlu diingat bahwa ketika kelebihan gula dalam darah sudah tidak dapat ditampung lagi oleh ginjal, maka ginjal akhirnya terpaksa membuang kelebihan gula tersebut bersama dengan urin sehingga urin penderita akan mengandung banyak sekali gula. Akibat ikutnya gula bersama dengan urin, maka saluran kemih akan menjadi sangat rentan sekali akan infeksi bakteri dan jamur. Selain itu, organ yang dilewati oleh urin nantinya akan menjadi tempat yang subur bagi perkembangan bakteri dan jamur.

Komplikasi Diabetes Lanjutan

Berbeda dengan komplikasi diabetes awal yang umumnya muncul setelah didiagnosa diabetes, komplikasi diabetes lanjutan baru muncul setelah menderita diabetes dalam jangka waktu yang lama. Hal ini sangat erat sekali hubungannya dengan tingginya kadar gula darah penderita. Berikut beberapa komplikasi diabetes lanjutan yang umumnya terjadi.

  • Gangguan Penglihatan

Rasa Lemas Pada Penderita Diabetes Dipicu Oleh Kurangnya Nutrisi TubuhGangguan penglihatan terjadi akibat gula yang tetap berada dalam aliran darah menghambat laju penyampaian oksigen dan nutrisi ke pembuluh darah halus retina. Akibatnya jika tidak segera ditangani akan sangat fatal sekali bagi penderita karena dapat menyebabkan kebutaan permanen yang tidak akan dapat diperbaiki lagi. Karenanya perlu sekali untuk melakukan pemeriksaan mata guna mendeteksi dini gangguan yang terjadi pada mata, khususnya retina.

  • Gangguan Saraf

Gangguan saraf juga dapat terjadi setelah menderita diabetes menahun. Biasanya gangguan saraf yang dijumpai berupa kesemutan sampai mati rasa. Selalu waspadai gejala ini guna mencegah komplikasi diabetes yang lebih parah.

  • Gangguan Pada Pembuluh Darah Ginjal

Gangguan pada pembuluh darah ginjal akan merusak pembuluh darah halus ginjal. Hal ini tentu saja akan sangat fatal akibatnya bagi penderita karena nantinya ginjal akan mengalami disfungsi. Disfungsi ginjal cenderung menyebabkan kerusakan ginjal yang lebih parah. Jika hal ini terjadi, satu-satunya jalan adalah dengan cara haemodialisis sampai penderita mendapatkan cangkok ginjal.

  • Gangguan Pada Pembuluh Darah Jantung

Seperti halnya kerusakan yang terjadi pada pembuluh darah ginjal, pembuluh darah jantung juga akan mengalami kerusakan akibat ikutnya gula bersama aliran darah. Yang lebih parah justru penyempitan akibat tingginya kadar gula darah cenderung memicu penyakit jantung sampai serangan jantung.

Dapatkah Komplikasi Dicegah?

Mengingat bahaya komplikasi diabetes, sebagian besar dari anda mungkin akan bertanya apakah komplikasi diabetes yang umumnya muncul dapat dicegah. Tentu saja pencegahan dapat dilakukan. Namun pencegahan terhadap komplikasi diabetes hanya terbatas pada komplikasi diabetes lanjutan.

Sementara itu, komplikasi diabetes awal umumnya tidak dapat dicegah. Hal ini sangat erat sekali kaitannya dengan deteksi penyakit yang biasanya terlambat dilakukan. Karenanya perlu sekali untuk selalu mewaspadai gejala diabetes yang ada guna mengurangi resiko komplikasi diabetes. Hal ini juga berkaitan dengan fakta bahwa pengobatan penyakit diabetes melitus yang diberikan dokter ternyata tidak mampu mencegah datangnya komplikasi diabetes.

~> Klik Di Sini agar Anda terhindar dari komplikasi diabetes <~

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!