Waspadai Gejala Komplikasi Akibat Diabetes

Diabetes Melitus dikenal sebagai penyakit kronis yang ditandai dengan meningkatnya kadar gula darah. Peningkatan kadar gula darah ini dapat dipicu oleh berbagai faktor. Salah satunya ialah faktor keturunan. Dengan kata lain, seseorang yang mempunyai riwayat keluarga penderita diabetes akan memiliki resiko lebih tinggi untuk terkena diabetes. Namun hal ini tidak dapat dijadikan sebagai jaminan bahwa orang tersebut pasti akan terkena diabetes. Hal ini berkaitan dengan beberapa hal yang dapat dilakukan guna mengurangi resiko diabetes.

Selain upaya pencegahan yang dapat dilakukan guna mengurangi resiko diabetes, perlu diketahui bahwa diabetes dapat memicu komplikasi. Komplikasi yang muncul akibat diabetes melitus meliputi beberapa komplikasi sebagai berikut.

Apakah Peningkatan Kadar Gula Darah Selalu Berarti Diabetes?

Apakah Peningkatan Kadar Gula Darah Selalu Berarti Diabetes?

Apakah Peningkatan Kadar Gula Darah Selalu Berarti Diabetes?

Seperti telah disebutkan di awal tadi bahwa penyakit diabetes ditandai dengan adanya peningkatan kadar gula darah yang signifikan. Namun perlu ditekankan disini bahwa peningkatan kadar gula darah tidak selalu berujung pada vonis diabetes. Hal ini mengingat peningkatan kadar gula darah juga terjadi pada orang normal. Umumnya peningkatan kadar gula darah pada non penderita atau orang normal terjadi dua jam setelah makan.

Mekanisme terjadinya peningkatan kadar gula darah berawal dari masuknya makanan. Makanan kemudian dicerna di dalam tubuh, dimana nantinya sebagian besar karbohidrat akan diubah menjadi glukosa agar lebih mudah diserap oleh tubuh. Perlu diketahui bahwa glukosa ini merupakan bahan baku utama energi yang diperlukan tubuh untuk beraktifitas, baik aktifitas fisik maupun aktifitas sel.

Glukosa yang dihasilkan dari makanan tadi kemudian akan masuk ke dalam aliran darah. Inilah alasan mengapa kadar gula darah akan meningkat setelah makan. Peningkatan kadar gula darah tersebut kemudian akan merangsang kelenjar Langerhans yang berada di pankreas untuk mengeluarkan insulin. Insulin merupakan hormon yang akan membantu penyerapan gula dalam darah agar dapat diserap oleh sel sehingga kadar gula dalam darah akan kembali stabil.

Bapak Ibu

  

Lain halnya dengan penderita diabetes yang kadar gula darahnya akan tetap meningkat akibat tidak adanya suplai insulin dan/atau adanya resistensi sel terhadap insulin yang ada sehingga metabolisme gula dalam sel menjadi terhambat. Akibat terhambatnya metabolisme gula dalam sel maka gula pun tetap berada dalam aliran darah sehingga kadar gula darah pun meningkat.

Benarkah Gangguan Penglihatan Berkaitan Dengan Diabetes?

Diabetes dianggap sebagai penyakit yang berbahaya. Hal ini sangat erat kaitannya dengan berbagai komplikasi sebagai . Sebagai contoh komplikasi atau gangguan pada penglihatan. Umumnya komplikasi akibat diabetes melitus terjadi setelah menderita penyakit tersebut dalam jangka waktu yang lama.

Gangguan penglihatan yang kerap kali dikeluhkan oleh penderita merupakan akibat dari tingginya kadar gula darah. Gula yang ikut bersama aliran darah ini nantinya akan menghambat kerja pembuluh darah. Akibatnya timbullah plak pada pembuluh darah tersebut. Jika plak pada pembuluh darah terus terakumulasi maka akan memicu penebalan pada dinding pembuluh darah sehingga nantinya aliran darah pun terhambat.

Retina sebagai lensa mata yang berfungsi menangkap cahaya dan meneruskannya ke otak sehingga nantinya mata dapat melihat merupakan organ yang sangat vital bagi penglihatan. Akibat tingginya kadar gula darah, retina dapat mengalami kerusakan akibat tidak tersuplainya oksigen dan nutrisi yang cukup. Awalnya kerusakan yang terjadi hanya sebatas gangguan penglihatan. Lama kelamaan kondisi ini dapat berkembang menjadi kebutaan permanen jika tidak segera mendapat penanganan tepat.

Benarkah Diabetes Dapat Menyebabkan Gangguan Pada Ginjal dan Saluran Kemih?

akibat diabetesSeperti halnya kerusakan pada retina yang dipicu oleh tingginya kadar gula darah penderita, gangguan pada ginjal juga dapat terjadi. Mengapa demikian? Perlu diingat bahwa ketika gula ikut bersama aliran darah akibat terhambatnya metabolisme gula oleh sel yang melibatkan insulin, maka ginjal pun akan turun tangan dalam hal menstabilkan kadar gula darah yang meningkat tersebut.

Fungsi sebenarnya adalah untuk memisahkan zat-zat makanan yang diperlukan tubuh dari zat-zat sisa. Ginjal juga memiliki nilai batas ambang dalam hal menahan kelebihan gula dalam darah agar kelebihan gula tersebut tidak masuk ke dalam urin. Namun jika kadar gula darah melebihi nilai batas ambang ginjal, yaitu lebih besar dari 180 mg/dL, maka ginjal pun tidak akan mampu lagi menahan kelebihan gula dalam darah. Akibatnya tentu akan berpengaruh pada urin yang dikeluarkan karena akan mengandung gula.

Gula yang ikut bersama urin ini nantinya akan dapat menyebabkan gangguan pada saluran kemih. Hal ini karena ikutnya gula bersama dengan urin akan mempengaruhi saluran tersebut, seperti halnya yang terjadi pada pembuluh darah. Selain itu, gula yang ikut terbuang bersama urin juga akan memperberat fungsi ginjal sehingga lama kelamaan ginjal akan mengalami disfungsi.

=> Klik DI SINI untuk terhindar dari komplikasi diabetes <=

Selain gangguan pada ginjal, penyakit kencing manis juga dapat memicu penyakit jantung dan stroke. Penjelasan mengenai hubungan kedua penyakit tersebut dengan penyakit diabetes akan dijelaskan secara lebih detil pada artikel selanjutnya. Anda bisa langsung Klik Di Sini untuk memperoleh info lengkap mengenai hubungan penyakit jantung dan stroke dengan diabetes.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!