3 Faktor Resiko DM yang Seringkali Tidak Disadari

Faktor resiko DM merupakan faktor yang dapat mempengaruhi resiko diabetes seseorang. Obat diabetes mellitus juga harus dikonsumsi untuk mengurangi resikonya. Faktor resiko DM tersebut dapat dibagi dibedakan menjadi dua, yaitu faktor resiko DM tipe 1 dan faktor resiko DM tipe 2. Pembagian tersebut sangat penting dilakukan, mengingat DM tipe 1 dan 2 dipengaruhi oleh faktor pemicu atau faktor resiko yang berbeda. Meski nantinya yang membedakan hanya faktor keturunan, pembagian tersebut tetap perlu dilakukan. Terlepas dari masalah pembagian tersebut, perlu diketahui bahwa terdapat tiga faktor resiko penyakit diabetes melitus yang mungkin belum cukup dikenal. Berikut ini diantaranya.

Penggunaan Pestisida

Faktor resiko DMPemahaman akan penyakit diabetes dan pencegahannya sangatlah penting diperoleh, mengingat pemahaman tersebut akan dapat membantu mengurangi resiko diabetes anda. Salah satu pemahaman terkait pencegahan penyakit diabetes melitus yang perlu anda ketahui adalah beberapa faktor yang dapat meningkatkan resiko penyakit gula darah tersebut. Salah satunya adalah penggunaan pestisida, khususnya pada tanaman yang menjadi bahan pangan.

Penggunaan pestisida memang dianggap dapat meningkatkan hasil pangan. Namun ketika pestisida yang digunakan tersebut masuk ke dalam sistem pencernaan melalui bahan pangan yang dikonsumsi, maka ia nantinya dapat memicu terjadinya resistensi insulin. resistensi insulin merupakan salah satu permasalahan diabetes yang kemudian menyebabkan gangguan metabolisme. Kondisi ini dikenal dengan penyakit diabetes atau penyakit kencing manis.

Guna mengurangi terjadinya resistensi insulin yang menjadi pemicu diabetes, maka akan lebih baik jika menghindari penggunaan pestisida pada tanaman yang menjadi bahan pangan. Atau bisa juga dilakukan dengan mengkonsumsi bahan pangan organik, sehingga resiko masuknya pestisida ke dalam tubuh dapat dicegah.

Konsumsi Daging Kalengan

Membatasi konsumsi daging kalengan merupakan salah satu cara mengatasi penyakit diabetes, mengingat hal ini nantinya dapat membantu mengurangi terjadinya lonjakan gula darah. Selain sebagai salah satu cara mengatasi penyakit diabetes, mengurangi konsumsi daging kalengan juga dapat membantu menurunkan resiko gula darah tersebut.

Bapak Ibu

  

Mengapa dianggap sebagai salah satu pemicu diabetes? Perlu diketahui bahwa daging kalengan tersebut biasanya banyak mengandung sodium, bahan pengawet dan zat aditif (zat tambahan) lainnya. Zat inilah yang kemudian dihubungkan dengan resiko diabetes, mengingat masuknya zat tersebut ke dalam tubuh dapat menyebabkan gangguan metabolisme.

Konsumsi Fruktosa Berlebih

Fruktosa atau biasa dikenal dengan sebutan gula buah merupakan pemanis yang biasanya digunakan dalam minuman kemasan, meski dalam struktur kimia yang berbeda. Gula buah ini dianggap lebih manis dari gula biasa. Karenanya asupan fruktosa akan lebih baik jika dibatasi, mengingat asupan berlebih akan cenderung memicu kelebihan kalori. Kelebihan kalori dalam tubuh akan menyebabkan penimbunan lemak yang sering dihubungkan dengan gangguan metabolisme penyebab diabetes.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!