3 Jenis Minuman Penyebab Penyakit Gula Kering

Penyakit gula kering atau penyakit diabetes kering merupakan penyakit gangguan metabolisme yang selalu ditandai dengan terjadinya lonjakan gula darah. Hal ini sekaligus menjelaskan bahwa lonjakan gula darah yang terjadi termasuk dalam ciri-ciri penyakit diabetes melitus, bukan penyebabnya. Lonjakan gula darah tersebut sebenarnya dapat dicegah dengan baik. Salah satunya dengan tidak mengkonsumsi minuman yang dapat memicu terjadinya lonjakan gula darah. Berikut ini tiga jenis minuman yang seringkali dihubungkan dengan penyakit diabetes.

Jus Buah dalam Kemasan

Penyakit Gula KeringLonjakan gula darah yang dialami penderita diabetes memang nantinya dapat dikurangi dengan menggunakan pengobatan diabetes melitus. Namun alangkah baiknya jika lonjakan gula darah tersebut dapat dicegah. Salah satunya dengan membatasi minuman jus buah dalam kemasan.

Sekilas jus buah dalam kemasan memang sangat menyegarkan. Apalagi jika diminum dalam keadaan dingin. Namun siapa sangka ternyata jus tersebut dapat meningkatkan resiko penyakit gula darah kering atau diabetes anda. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh American Heart Association’s (AHA) Scientific Sessions diketahui bahwa jus buah mengandung banyak pemanis buatan. Pemanis buatan ini dinilai lebih manis dari gula pasir dan bahkan pemanis alami. Jika pemanis tersebut terus menerus masuk ke dalam tubuh, maka efeknya tidak akan baik bagi pankreas.

Pankreas nantinya akan dipaksa mensekresikan insulin dalam jumlah yang cukup untuk kembali menstabilkan gula dalam darah. Lama kelamaan, pankreas akan mengalami disfungsi. Ia tidak akan mampu lagi memenuhi kebutuhan tubuh akan insulin, sehingga kadar gula darah pun akan meningkat drastis. Inilah sebabnya mengapa konsumsi jus buah dalam kemasan dianggap sebagai pemicu penyakit gula kering atau diabetes. Karenanya akan lebih baik jika anda memilih untuk mengkonsumsi jus buah alami tanpa gula.

Minuman Berenergi

Selain jus buah dalam kemasan, minuman berenergi juga dianggap sebagai salah satu pemicu penyakit gula darah kering. Sama halnya dengan jus buah dalam kemasan, minuman berenergi juga mengandung lebih banyak pemanis buatan. Inilah nantinya yang berfungsi meningkatkan energi orang yang meminumnya, mengingat semakin banyak gula yang masuk ke dalam tubuh, maka akan semakin banyak energi yang dapat dihasilkan dari proses metabolisme gula tersebut.

Bapak Ibu

  

Hal tersebut memang dapat dibenarkan. Namun hendaknya pertimbangkan kembali mengenai pemanis buatan yang digunakan, mengingat ia memiliki jumlah kalori yang lebih besar dari gula pasir dan bahkan pemanis alami. Kalori berlebih ini tentunya akan dapat memicu obesitas dalam tubuh.

Obesitas sendiri merupakan salah satu faktor pemicu gangguan metabolisme yang kemudian dapat meningkatkan resiko diabetes anda. Penyakit ini nantinya dapat membuat anda menderita karena ternyata obat diabetes oral yang diberikan belum mampu mengatasinya dengan baik. Karenanya sebelum anda benar-benar terkena penyakit tersebut, akan lebih baik jika mencegahnya dengan menghindari minuman berenergi. Cukup mudah, bukan?

Minuman Beralkohol

Selain jus buah dalam kemasan dan minuman berenergi, minuman beralkohol juga hendaknya dihindari. Berbeda dengan dua jenis minuman sebelumnya, minuman beralkohol justru dapat menurunkan gula darah. Sekilas manfaat ini mirip dengan hasil terapi diabetes, baik terapi diabetes melitus tipe 2 maupun tipe 1. Namun hendaknya perlu dipertimbangkan kembali mengenai efek jangka lama penurunan gula darah yang disebabkan oleh minuman beralkohol tersebut, mengingat ia dapat menghambat proses metabolisme tubuh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!