Apakah Diabetes Akan Selalu Berujung pada Kematian?

Penyakit diabetes memang dapat menyebabkan kematian, sebab penyakit tersebut dapat mengundang kehadiran berbagai macam komplikasi. Komplikasi inilah yang kemudian semakin memperburuk kondisi penyakit yang diderita. Jika sampai ke tahap ini, penderita akan lebih memikirkan bagaimana caranya untuk bisa mengatasi komplikasi yang dialaminya, sedangkan pengobatan terhadap penyakit kencing manis yang diderita cenderung diabaikan. Dengan begitu, wajar jika kemudian resiko kematian meningkat pada penderita.

Dari penjelasan singkat tersebut, sebenarnya dapat disimpulkan bahwa kencing manis tidak selalu menyebabkan kematian. Hal ini terbuti bahwa resiko kematian dapat dikurangi dengan tetap menjalani pengobatan secara rutin, baik pengobatan medis maupun herbal. Selain itu, beberapa hal di bawah ini juga dapat anda lakukan untuk membantu mengurangi resiko komplikasi:

Menjaga Kestabilan Kadar Gula Darah

Penderita diabetes selalu diwajibkan untuk menjaga kestabilan kadar gula darahnya, sebab kadar gula darah yang tidak stabil tersebut merupakan faktor pemicu munculnya berbagai macam komplikasi. Karenanya perlu diupayakan untuk selalu menjaga kestabilan kadar gula darah guna mengurangi resiko terjadinya komplikasi. Dengan begitu, resiko kematian juga akan ikut berkurang.

Menjaga Berat Badan

Salah satu faktor pemicu DM tipe 2 adalah berat badan berlebih atau yang lebih dikenal dengan obesitas. Hal ini karena obesitas dapat menghambat kerja hormon, khususnya hormon insulin dalam hal mengontrol kadar gula darah. Akibatnya kerja hormon tersebut menjadi kurang optimal sehingga kadar gula darah tinggi dan menjadi tidak stabil.

Guna mengurangi resiko obesitas dan sekaligus menjaga kestabilan kadar gula darah, pengendalian terhadap berat badan harus segera dilakukan. Apalagi dengan adanya fakta bahwa sebagian besar penderita diabetes tipe 2 mengalami masalah dengan berat badan mereka. Dengan masalah tersebut tentunya akan lebih sulit untuk mencapai kestabilan kadar gula darah. Sementara itu, kestabilan kadar gula darah perlu dijaga guna mengurangi resiko munculnya komplikasi dan juga kematian dini.

Bapak Ibu

  

Olahraga Secara Teratur

Olahraga bukan hanya dapat memberikan manfaat bagi orang normal, melainkan juga bermanfaat bagi penderita diabetes. Hal ini karena dengan berolahraga, penderita dapat menjaga kestabilan kadar gula darahnya. Selain itu, penderita juga dapat melakukan pengendalian terhadap berat badannya. Namun guna memperoleh manfaat tersebut, usahakan untuk tidak melakukannya melebihi batas yang dianjurkan karena justru akan mengurangi manfaat yang diperoleh.

Istirahat Cukup

Kondisi fisik penderita kencing manis umumnya sangat lemah. Karenanya penderita perlu banyak istirahat agar kondisi fisiknya tersebut tidak semakin lemah. Selain itu, perlu diketahui juga bahwa kondisi fisik yang lemah tersebut berkaitan dengan energi yang diperlukan tubuh. Dalam hal ini, akibat gangguan metabolisme gula tubuh justru kekurangan energi yang diperlukannya untuk mendukung semua aktifitasnya.

Selain karena kurangnya energi yang dapat diperoleh dari metabolisme gula, tubuh penderita diabetes juga cenderung mengalami malnutrisi. Hal ini akibat penderita terlalu sering buang air kecil, dimana urin penderita juga membawa kelebihan gula dalam darah yang sebenarnya dapat dimanfaatkan menjadi energi. Terlalu sering buang air kecil juga nantinya dapat menyebabkan dehidrasi sehingga menyebabkan kondisi fisik penderita semakin lemah. Oleh karena itu, penderita harus lebih banyak meluangkan waktu untuk istirahat agar tubuhnya tidak semakin lemah.

Perbanyak Konsumsi Makanan Berserat

Makanan berserat dapat membantu meningkatkan metabolisme tubuh. Dengan adanya manfaat tersebut, tentunya konsumsi makanan berserat dapat mengurangi terjadinya lonjakan kadar gula darah. Hal ini akan sangat bermanfaat bagi penderita dalam upayanya untuk mengurangi resiko munculnya komplikasi dan juga kematian dini. Karenanya perlu dipertimbangkan untuk memperbanyak konsumsi makanan berserat seperti beras merah dan gandum.

Selain sebagai sumber serat dalam jumlah yang cukup, kedua jenis makanan tersebut juga dapat menjadi sumber energi pengganti nasi. Hal ini karena kandungan karbohidrat pada keduanya merupakan karbohidrat kompleks. Karbohidrat kompleks berbeda dengan karbohidrat sederhana pada nasi yang justru dapat menyebabkan lonjakan kadar gula darah. Sementara itu, karbohidrat kompleks justru dapat mengurangi lonjakan kadar gula darah yang dapat terjadi karena ia dapat menghambat pelepasan gula ke dalam aliran darah.

Pengobatan

Selain melakukan beberapa hal tersebut di atas, perlu diingat juga untuk tetap menjalani pengobatan secara rutin. Mengapa demikian? Perlu diketahui bahwa beberapa hal tersebut umumnya disarankan untuk dilakukan dengan harapan dapat semakin memaksimalkan hasil pengobatan yang sedang dijalani. Apalagi dengan adanya fakta bahwa pengobatan medis hanya mampu menurunkan gula darah, bukan mengatasi terlebih dulu akar penyebab penyakit diabetes.

Dalam hal ini, pilihan pengobatan terbaik adalah Tahitian Noni. Mengapa jus buah Noni dari Tahiti ini yang disarankan? Ramuan obat diabetes herbal dalam buah Noni yang digunakan telah dibuktikan secara medis dapat mengembalikan fungsi sel beta pankreas dan sekaligus memperbaiki sensitifitas sel terhadap insulin, sehingga kadar gula darah dapat kembali stabil.

KLIK DI SINI untuk mencabut akar penyebab diabetes Anda Sekarang Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!