Apakah diabetes bisa disembuhkan dengan perawatan medis?

Artikel kali ini akan membahas mengenai sejauh mana peranan pengobatan medis untuk penderita diabetes. Diantaranya akan dibahas mengenai cara kerja pengobatan medis dalam penanganan pasien diabetes melitus, bagaimana tingkat efektifitasnya sekaligus kekurangannya dalam hal mengatasi permasalahan diabetes.

Di akhir artikel nanti, anda juga akan menemukan informasi lengkap mengenai rahasia pengobatan diabetes terbaru yang terbukti efektif dalam hal mengatasi permasalahannya. Pastikan anda tidak melewatkan informasi penting yang hanya akan kami bagikan untuk anda di wesbite ini.

Tentang Pengobatan Medis Diabetes

Obat Dokter dan Insulin Buatan Belum Mampu Mengatasi DiabetesPengobatan medis untuk penderita diabetes umumnya berupa sulih insulin dan obat penurun gula darah. Keduanya dapat diberikan secara bersamaan untuk satu jenis diabetes. Namun umumnya hanya akan diberikan satu diantaranya untuk masing-masing diabetes yang diderita. Alasannya tentu saja sangat berhubungan dengan akar penyebab masing-masing penyakit gula darah tersebut.

Dalam hal ini, sulih insulin akan lebih sering diberikan pada penderita diabetes melitus tipe 1. Hal ini karena di dalam tubuh penderita sedang mengalami gangguan produksi insulin yang memicu berkurangnya sekresi insulin. Dengan berkurangnya sekresi insulin tersebut, maka lonjakan kadar gula darah akan menjadi lebih sering terjadi. Karenanya diperlukan suplai insulin dari luar tubuh untuk membantu menstabilkan kembali kadar gula darah yang mengalami peningkatan tersebut.

Beda Jenis Penyakitnya, Beda Obatnya

Berbeda halnya dengan penderita DM tipe 1, penderita diabetes tipe 2, akan lebih sering diberikan obat penurun gula darah. Gangguan fungsi insulin yang terjadi kemudian cenderung menghambat kerja insulin dalam hal mengontrol setiap gula yang masuk dalam aliran darah. Kelebihan gula tersebut harusnya dapat diserap masuk kembali ke dalam sel untuk diproses menjadi energi. Namun karena kerja insulin terganggu akibat resistensi insulin yang dialami oleh sel, maka gulapun tetap dalam aliran darah. Inilah yang menyebabkan lonjakan gula darah pada penderita diabetes.

Bapak Ibu

  

Dalam hal ini, pemberian suplai insulin dari luar tubuh kemungkinan besar tidak akan efektif jika diberikan pada penderita DM tipe 2, sebab tubuh penderita sedang mengalami gangguan fungsi insulin tadi. Ketika insulin buatan dimasukkan ke dalam tubuh, dikhawatirkan akan mengalami penolakan karena insulin buatan tentunya tidak akan sama dengan insulin yang disekresikan oleh sel beta pankreas.

Hal yang sama juga terjadi ketika obat penurun gula darah diberikan pada penderita DM tipe 1. Namun hal ini bukan berarti bahwa obat penurun gula darah tidak akan efektif dalam hal menurunkan gula darah penderita. Justru ia sangat efektif sampai sampai memicu hipoglikemia pada beberapa penderita. Dalam hal ini, pemberian obat penurun gula darah tersebut dianggap tidak tepat karena tubuh penderita DM tipe 1 justru akan lebih memerlukan suplai insulin untuk mengontrol setiap gula yang masuk.

Pengobatan Medis Belum Mampu Tuntaskan Permasalahan Diabetes

Pengobatan medis yang diberikan pada penderita memang menunjukkan hasil yang positif berupa kadar gula darah yang menurun. Namun tahukah anda bahwa hasil pengobatan tersebut tidak akan bertahan lama dan seringkali memicu penurunan gula darah yang cukup drastis (hipoglikemia)? Bagaimana pun juga grafik naik turun-nya gula darah penderita diabetes yang dirawat dengan obat dokter berbeda dengan orang normal.

Dalam hal ini, pengobatan medis ternyata hanya mampu menurunkan gula darah penderita tanpa mengatasi terlebih dulu akar permasalahannya. Karena belum mampu mengatasi akar permasalahan atau penyebab kencing manis tersebut, jadi wajar saja jika hasil pengobatan pun tidak mampu bertahan lebih lama. Hal ini akan lebih cenderung menyebabkan ketergantungan pada penderita karena ia harus terus menerus menjalani pengobatan tersebut.

Efek ketergantungan yang ditimbulkan memang dapat dianggap sebagai efek samping pengobatan yang dijalani. Namun sekalipun obat dokter menimbulkan ketergantungan (harus diminum terus menerus), tetapi tidak membawa pasien kepada kesembuhan. Lalu apa yang bisa diharapkan dari sekedar menurunkan kadar gula darah? Karenanya diperlukan pengobatan lainnya untuk mendukung pengobatan medis yang sedang dijalani agar hasilnya lebih maksimal. Solusinya akan Anda temukan sebelum Anda selesai membaca artikel ini.

Fakta Dibalik Pengobatan Non Medis

Pengobatan Herbal Mulai Jadi Alternatif Untuk Penderita Diabetes Karena Terbukti KhasiatnyaSebelumnya sudah dijelaskan bagaimana hasil pengobatan kencing manis setelah menjalani pengobatan medis. Intinya untuk dapat benar-benar terbebas dari penyakit gula darah tersebut masih diperlukan pengobatan lainnya guna mendukung pengobatan medis yang sedang dijalani. Pengobatan seperti apakah yang harus dipilih?

Terkait dengan pengobatan selain pengobatan medis tersebut, penderita lebih cenderung memilih pengobatan herbal yang memanfaatkan khasiat bahan herbal tertentu. Dalam hal ini yang perlu diperhatikan adalah khasiat obat herbal tersebut, apakah sudah benar-benar teruji secara klinis? Jika belum, maka akan lebih baik jika anda mencoba obat herbal lain yang khasiatnya sudah teruji. Namun untuk mengetahui apakah obat herbal yang akan anda coba sudah teruji khasiatnya secara klinis atau belum bukanlah suatu perkara yang mudah. Apalagi ditambah adanya fakta bahwa sebagian besar obat herbal yang beredar, bukan hanya belum teruji khasiatnya secara klinis, tetapi bahkan banyak yang tidak punya sertifikasi dan izin Bpom yang resmi. Lalu apa solusinya?

Solusi Tepat untuk Diabetisi

Fakta mengenai pengobatan herbal tersebut tentunya akan semakin mempersulit upaya pencarian obat herbal yang memang benar-benar dapat mengatasi akar penyebab kencing manis. Beruntung sebuah penelitian terbaru berhasil menemukan khasiat buah Noni pilihan yang awalnya hanya digunakan secara tradisional. Berdasarkan penelitian tersebut, para ahli menemukan adanya kandungan suatu zat dan senyawa yang dapat mengoptimalkan kembali fungsi kerja pankreas dan juga meningkatkan sensitifitas insulin.

Hasil penelitian yang kemudian dibukukan ke dalam jurnal ilmiah tersebut kemudian lahirnya sebuah obat herbal yang khasiatnya dalam hal mengatasi diabetes sudah tidak diragukan lagi. Khasiat dan peranannya untuk mengatasi diabetes bahkan sudah dipatenkan secara Internasional. Obat herbal dengan label Tahitian Noni juga sudah mendapatkan rekomendasi beberapa pihak, seperti WHO dan juga dokter-dokter di seluruh dunia terkait peranan dan penggunaannya yang akan memperlengkapi pengobatan medis untuk diabetes. Obat herbal ini juga sudah mendapat sertifikasi resmi dari Bpom Indonesia dan telah mendapat sertifikasi Halal.

Hal ini juga diperkuat dengan hasil uji coba terhadap 27.000 pasien yang diantaranya menderita kencing manis, dimana 82% penderita penyakit gula darah tersebut dapat benar-benar terbebas dari penyakitnya setelah mengkonsumsi Tahitian Noni Juice secara rutin. Karenanya untuk mengatasi penyakit diabetes yang anda derita, akan lebih baik jika anda menjaga gaya hidup dan mencoba khasiat obat herbal yang sudah teruji secara klinis ini.

KLIK DI SINI untuk Sembuh Total dari Diabetes

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!