Kenali Jenis Diabetes Anda Sebelum Terlambat !

Diabetes merupakan penyakit yang berbahaya jika tidak ditangani dengan benar. Karena itulah diperlukan pemahaman yang cukup akan diabetes, terutama mengenai tipe diabetes mana yang paling umum sehingga resiko diabetes dapat dikurangi. Bagi yang sudah terlanjur terserang diabetes, tentunya pemahaman yang cukup akan berimbas pada penanganan yang benar sehingga kemungkinan untuk sembuh dari penyakit semakin besar.

Sebenarnya ada beberapa tipe diabetes melitus yang perlu anda ketahui sejak dini. Seperti halnya diabetes tipe khusus dan diabetes yang hanya terjadi pada saat hamil. Namun umumnya diabetes yang banyak diderita adalah diabetes tipe I dan tipe II. Untuk lebih jelasnya, simak uraian berikut ini.

1.      Diabetes Tipe I

jenis diabetesDiabetes tipe I muncul karena sel beta pankreas tidak dapat memproduksi insulin. Insulin merupakan hormon yang dihasilkan pankreas yang berfungsi mengontrol kadar gula dalam darah. Ketika tubuh tidak memiliki jumlah insulin yang cukup atau malah tidak ada insulin sama sekali di dalam tubuh, akibatnya kadar gula dalam darah tidak akan terkontrol dengan baik. Kadar gula akan semakin meningkat drastis sehingga tubuh terpaksa mengeluarkannya lewat urin.

Lalu Mengapa Sel Beta Pankreas Tidak Dapat Memproduksi Insulin?

Pada penderita diabetes tipe I, sel beta pankreas mengalami kerusakan sehingga insulin tidak dapat diproduksi. Sampai saat ini masih belum diketahui penyebab kerusakan sel beta pankreas. Namun para ahli menganggap bahwa infeksi virus, penyakit pankreas, penggunaan obat-obatan dan bahan kimia serta gangguan endokrin lainnya bisa memicu kerusakan sel beta pankreas secara permanen.

Kerusakan sel beta pankreas bisa saja karena bawaan lahir karena umumnya diabetes tipe I menyerang anak-anak. Karena tidak adanya produksi insulin yang cukup, penderita harus selalu diberi suntikan insulin dari luar dan bukan diberikan secara oral. Pemberian insulin melalui suntikan lebih efektif dalam mengontrol kadar gula darah yang meningkat. Bagaimana dengan pemberian insulin oral? Pemberian insulin oral tidak akan efektif karena enzim pencernaan akan merusaknya. Lalu apakah pemberian insulin secara terus menerus dapat menyembuhkan diabetes?

Bapak Ibu

  

Perlu diketahui bahwa pemberian insulin bukanlah upaya penyembuhan diabetes. Pemberian insulin hanya akan membantu menstabilkan kadar gula dalam darah yang meningkat. Artinya pemberian insulin terus-menerus tidak akan menjanjikan kesembuhan permanen bagi si penderita.

KLIK DI SINI untuk memperbaiki fungsi pankreas, dan miliki gula darah yang normal

Apakah Diabetes Tipe I Juga Dapat Menyerang Orang Dewasa?

Diabetes tipe I memang umumnya menyerang anak-anak sampai usia remaja. Namun bukan berarti orang dewasa tidak akan terserang diabetes tipe I. ingatlah bahwa kerusakan sel beta pankreas bisa disebabkan oleh banyak hal seperti yang telah disebutkan sebelumnya. Artinya ada kemungkinan dimana sel beta pankreas mengalami kerusakan sehingga tubuh tidak lagi dapat memproduksi jumlah insulin yang cukup untuk menstabilkan kadar gula darah.

Apakah Diabetes Tipe I Dapat Dicegah?

Pencegahan terhadap diabetes tipe I bisa dilakukan jika kerusakan sel beta pankreas bukan bawaan lahir. Namun umumnya diabetes tipe I tidak dapat dicegah karena biasanya kerusakan sel beta pankreas baru diketahui ketika dilakukan pemeriksaan setelah sebelumnya muncul tanda-tanda diabetes.

2.      Diabetes Tipe II

Diabetes Tipe II Muncul Karena Tubuh Kekurangan Insulin Relatif

Diabetes Tipe II Muncul Karena Tubuh Kekurangan Insulin Relatif

Berbeda dengan tipe diabetes sebelumnya, diabetes tipe II muncul karena tubuh kekurangan insulin relatif. Dalam hal ini tubuh mampu memproduksi insulin dalam jumlah yang cukup untuk mengontrol kadar gula dalam darah. namun karena sesuatu hal, tubuh atau tepatnya sel reseptor insulin mengalami penolakan terhadap insulin.

Penolakan terhadap insulin umumnya terjadi karena timbunan lemak terutama di bagian perut. Timbunan lemak ini menutupi permukaan sel reseptor insulin sehingga tidak menjalankan fungsinya dengan baik dalam menyerap insulin. Reaksi yang terjadi justru sebaliknya, yaitu sel menjadi resisten terhadap insulin.

Siapa Yang Paling Beresiko Terserang Diabetes Tipe II?

Jika anda bertanya mengenai resiko diabetes pada masing-masing orang, jawabannya tergantung pada gaya hidup, pola makan, diet serta apakah orang tersebut mempunyai riwayat diabetes dalam keluarganya atau tidak. Ini berarti diabetes tipe II dapat dicegah dengan melakukan perubahan gaya hidup, pengaturan pola makan dan diet yang benar. Lalu bagaimana dengan faktor keturunan?

Riwayat diabetes dalam keluarga memang bisa menjadi acuan untuk menetapkan seseorang beresiko terserang diabetes atau tidak nantinya. Namun hal ini dapat dicegah jika orang dengan riwayat diabetes dalam keluarganya tersebut mau melakukan perubahan gaya hidup serta mengatur pola makan dan dietnya. Bukankah mencegah lebih baik daripada mengobati apalagi setelah diketahui bahwa pemberian obat-obatan serta insulin hanya berfungsi membantu menstabilkan kadar gula darah yang tinggi bukan untuk menyembuhkan penyakitnya.

Apa Yang Harus Dilakukan Ketika Divonis Menderita Diabetes Tipe II?

Bantuan dokter memang diperlukan ketika anda divonis terserang diabetes tipe II namun bukan berarti anda harus bergantung pada pertolongan medis. Ingatlah bahwa obat-obatan yang diberikan dokter hanya akan membantu menstabilkan kadar gula darah. Intinya obat-obatan yang diberikan tidak akan menyembuhkan diabetes secara tuntas sampai pada akarnya. Bagaimana dengan usaha alternatif non medis? Apakah bisa membantu menyembuhkan diabetes?

Usaha pengobatan alternatif diabetes melitus boleh saja dilakukan apalagi telah ditemukan sebuah terobosan baru untuk menangani diabetes secara efektif. Meskipun hanya berupa terapi herbal, namun telah terbukti secara klinis dapat menstabilkan kadar gula darah bahkan mengurangi ketergantungan terhadap obat dokter dan pemberian insulin karena tubuh nantinya akan dapat memproduksi jumlah insulin yang cukup untuk mengontrol kadar gula darah.

Seperti telah dijelaskan sebelumnya, pemberian insulin dan penggunaan obat-obatan bukanlah metode penyembuhan bagi penderita meskipun memberikan efek yang positif terhadap kadar gula darahnya. Efek keduanya hanya bersifat sementara dan penggunaan jangka panjang bukannya malah mengobati penyakitnya namun justru memperbesar resiko terkena komplikasi diabetes. Karena itulah diperlukan metode penyembuhan lain yang lebih efektif dapat menuntaskan permasalahan diabetes sampai ke akarnya.

 Klik Di Sini Sekarang, Dapatkan gula darah yang normal dan stabil

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!