Sikapi Pengenalan Gejala Penyakit Gula Dengan Dewasa

Diabetes merupakan penyakit gangguan metabolisme glukosa di dalam tubuh akibat tidak tersedianya insulin atau terjadinya resistensi sel terhadap insulin. Diabetes juga dikenal dengan penyakit gula karena gangguan metabolisme gula tersebut. Penyakit ini dapat menyerang siapa saja, terutama mereka yang mempunyai riwayat penderita diabetes dalam keluarga. Dengan adanya riwayat ini, resiko seseorang untuk terserang diabetes nantinya akan semakin tinggi dibanding mereka yang tidak memiliki riwayat keluarga penderita diabetes.

Mengingat penyakit gula dapat menyerang siapa saja maka sangat perlu sekali untuk mengenali ciri-ciri penyakit gula guna mengurangi resiko diabetes. Apalagi bagi mereka yang mempunyai riwayat keluarga penderita diabetes, mengenali gejala penyakit kencing manis akan sangat membantu sekali dalam hal mengurangi resiko. Lalu apa sajakah yang perlu dikenali sejak dini? Berikut uraian mengenai gejala tersebut.

Gejala Umum

gejala penyakit gulaTanda-tanda penyakit gula sebenarnya dibedakan menjadi dua, yaitu tanda atau gejala umum dan gejala lanjutan atau penunjuk adanya komplikasi. Lalu apa yang membedakan keduanya? Gejala umum merupakan tanda penyakit gula yang tampak atau muncul sebelum diketahui bahwa seseorang dengan gejala tersebut menderita diabetes. Umumnya setelah muncul gejala tersebut penderita baru memeriksakan dirinya.

Berbeda dengan gejala umum, gejala lanjutan atau gejala penunjuk adanya komplikasi adalah ciri penyakit gula yang akan muncul setelah menderita diabetes dalam jangka waktu yang lama. Alangkah baiknya sebelum gejala lanjutan ini muncul segera dilakukan perubahan gaya hidup, pengaturan pola makan dan penambahan aktifitas fisik guna mengurangi resiko komplikasi. Berikut ini akan dipaparkan mengenai gejala umum diabetes.

  • Poliuri

Poliuri atau sering buang air kecil biasanya dialami penderita diabetes di malam hari dengan jumlah urin yang dikeluarkan lebih banyak dibanding dengan jumlah urin non penderita diabetes. Hal ini terjadi karena tubuh akan menarik lebih banyak cairan tubuh untuk dikeluarkan bersama dengan urin agar urin tidak terlalu pekat karena banyaknya gula yang ikut dibuang bersama urin.

Bapak Ibu

  

Ketahuilah bahwa kadar gula darah penderita meningkat drastis sehingga untuk menstabilkannya kembali tubuh membuang kelebihan gula dalam darah tersebut bersama urin. Inilah alasan mengapa ketika dilakukan tes urin akan ditemukan banyak sekali kandungan gula dalam urin penderita.

  • Polidipsi

Polidipsi atau banyak minum dialami penderita diabetes karena ia kehilangan banyak cairan tubuh akibat seringnya buang air kecil. Seperti kita ketahui bersama bahwa jika seseorang kekurangan cairan tubuh atau lebih tepatnya mengalami dehidrasi maka ia akan merasa haus. Hal ini akan mendorong orang tersebut untuk minum dalam jumlah yang banyak. Biasanya minuman yang dipilih adalah soft drink atau minuman dingin yang mengandung banyak gula di dalamnya.

Upaya ini sebenarnya tidak boleh dilakukan karena akan merangsang kadar gula darah untuk meningkat. Namun biasanya hal ini dilakukan oleh penderita yang belum menyadari bahwa dirinya menderita diabetes. Karena itulah segera periksakan diri anda ketika muncul gejala ini untuk mengetahui apakah anda terkena diabetes atau tidak.

  • Polifagi

penderita diabetes tampak seolah nafsu makannya bertambah atau banyak makanPolifagi atau banyak makan akan dialami penderita karena tubuh kekurangan nutrisi. Ketahuilah bahwa gula yang dibuang bersama urin seharusnya dicerna oleh sel untuk diubah menjadi energi dan cadangan makanan. Akibat terbuangnya gula bersama dengan urin guna menstabilkan kadar gula darah maka tubuh tidak mendapat jatah nutrisi yang seharusnya ia peroleh.

Akibat kurangnya jatah nutrisi yang diperlukan maka tubuh mengirim alarm rasa lapar ke otak sehingga menyebabkan penderita diabetes merasa sering lapar. Inilah alasan mengapa penderita diabetes tampak seolah nafsu makannya bertambah atau banyak makan. Padahal hal tersebut awalnya dipicu oleh tingginya kadar gula dalam darah.

  • Rasa lemas

Rasa lemas muncul akibat tubuh yang kekurangan nutrisi. Selain itu tubuh juga kekurangan cairan atau mengalami dehidrasi. Dua hal tersebut dipicu oleh seringnya penderita buang air kecil.

  • Penurunan berat badan

Penurunan berat badan terjadi karena tubuh kekurangan nutrisi. Karena kekurangan jatah nutrisi yang seharusnya diperolehnya maka tubuh terpaksa menggunakan cadangan makanan yang telah ada sebelumnya untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya.

Cadangan makanan dalam bentuk protein dan lemak ini tersimpan di dalam jaringan tubuh yang juga membantu dalam hal penambahan berat tubuh. Ketika cadangan makanan tersebut terus menerus digunakan tanpa adanya cadangan makanan lain yang terbentuk maka akan mempengaruhi berat tubuh. Inilah alasan mengapa penderita diabetes akan mengalami penurunan berat badan.

Gejala Penunjuk Komplikasi

Gejala lanjutan yang merupakan penunjuk terjadinya komplikasi yang dipicu oleh diabetes meliputi gangguan pada ginjal, jantung, otak dan mata. Berikut uraian untuk masing-masing gejala.

  • Gangguan pada ginjal

salah satu Gejala Penunjuk Komplikasi adalah Gangguan pada ginjalGangguan pada ginjal terjadi akibat tugas ginjal yang terlalu berat karena harus ikut menyaring gula dalam darah. Gula tersebut nantinya akan dibuang bersama dengan urin. Jika hal ini berlangsung dalam jangka waktu yang lama, besar kemungkinan bagi ginjal untuk mengalami kerusakan yang memicu terjadinya gagal ginjal.

 

  • Gangguan pada mata

Gangguan pada mata terjadi akibat tersumbatnya pembuluh darah yang menuju ke mata. Ingatlah bahwa gula yang berada dalam aliran darah dapat mempengaruhi pembuluh darah sehingga meninggalkan plak pada pembuluh darah tersebut. Akibat terakumulasinya plak pada pembuluh darah maka akan terjadi penebalan pada dinding pembuluh darah yang mengakibatkan aliran darah terhambat. Jika yang terhambat adalah aliran darah yang menuju retina tentu saja hal ini akan dapat mempengaruhi kerja retina dan dapat menyebabkan kerusakan yang berujung pada kebutaan permanen.

  • Gangguan pada jantung dan otak

Gangguan pada otak dan jantung terjadi akibat tidak tersuplainya darah dan oksigen yang cukup. Hal ini karena adanya penyumbatan pada pembuluh darah akibat adanya gula dalam aliran darah. Penyumbatan ini nantinya akan menghambat aliran darah yang menuju ke kedua organ tersebut. Akibatnya bisa fatal bagi penderita karena akan menyebabkan stroke sampai serangan jantung.

Mengingat komplikasi yang ditimbulkan oleh diabetes sangat fatal maka perlu sekali dilakukan pencegahan sebelum terlambat. Salah satu upaya pencegahan adalah dengan mengenali . Hal ini diharapkan dapat membantu mengurangi resiko diabets maupun resiko komplikasi akibat diabetes.

=> Klik Di Sini agar gula darah Anda tetap stabil <=

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!