Hubungan “Rahasia” Hipoglikemia Dan Puasa Bagi penderita Diabetes

Puasa bagi penderita diabetes memang tidak diwajibkan. Namun puasa khusus bagi penderita diabetes tetap boleh dilakukan sesuai kemampuan. Tujuan dilakukannya puasa ini adalah untuk menjaga kestabilan kadar gula darahnya. Hal ini karena dengan masuknya makanan maka kadar gula darah akan kembali meningkat karena tidak ada lagi yang bertugas mengontrolnya. Bagaimana halnya dengan kondisi fisik penderita yang kurang fit akibat menderita kencing manis?

Sebelumnya telah dijelaskan bahwa puasa pada penderita diabetes hendaknya disesuaikan dengan kemampuan. Jika memang tidak memungkinkan untuk melakukan puasa maka sebaiknya penderita tidak perlu memaksakan diri. Hal ini karena jika penderita memaksakan diri maka dikhawatirkan kondisi fisik penderita akan semakin lemah. Selain itu, perlu diketahui juga bahwa puasa bagi penderita diabetes layaknya pada orang normal, yang dilakukan lebih dari 8 jam akan menyebabkan penurunan kadar gula darah.

puasa bagi penderita diabetesPenurunan kadar gula darah yang terjadi ini tentu saja akibat tidak adanya suplai makanan yang masuk ke dalam tubuh. Bagi non penderita kencing manis hal ini tentunya tidak akan menyebabkan masalah. Namun bagi penderita kencing manis, penurunan kadar gula darah yang terlalu drastis akan menyebabkan munculnya gejala hipoglikemia.

Hipoglikemia merupakan suatu kondisi dimana kadar gula darah menurun dengan sangat drastis. Gejala hipoglikemia umumnya meliputi tubuh gemetar, keringat dingin, wajah pucat, pusing dan mual. Ketika timbul gejala gejala tersebut hendaknya penderita segera mengunyah tablet glukosa untuk menstabilkan kembali kadar gula darahnya yang menurun drastis. Jika tidak maka dikhawatirkan penderita akan mengalami koma diabetik atau hilang kesadaran meskipun hanya beberapa jam saja.

=> Klik Di Sini untuk terhindar dari komplikasi diabetes <=

Pengobatan Medis Juga Mempertinggi Resiko Penderita Terkena Hipoglikemia

Selain puasa yang dapat menyebabkan hipoglikemia, ternyata pengobatan medis juga dapat menyebabkan hal yang sama. Hal ini akibat konsumsi secara rutin obat penurun kadar gula darah. Untuk menghindari terjadinya hipoglikemia, umumnya dokter juga akan memberikan tablet glukosa untuk dikonsumsi penderita ketika gejala hipoglkiemia muncul. Selain itu, perlu diingat juga untuk memperhatikan dosis obat dan jadwal minum obat, apakah harus diminum sebelum makan atau setelah makan. Hal ini karena umumnya hipoglikemia terjadi akibat penderita tidak memperhatikan kedua hal tersebut.

Bapak Ibu

  

Selain reaksi hipoglikemia yang muncul akibat konsumsi obat penurun kadar gula darah, perlu diketahui juga bahwa pengobatan medis ternyata hanya bertujuan untuk menstabilkan kadar gula darah. Ini artinya pengobatan yang dijalani belum mampu mengatasi kedua akar penyebab kencing manis sampai tuntas. Dengan begitu, hasil pengobatan yang diperoleh pun hanya mampu bertahan dalam waktu yang sangat singkat sehingga justru menyebabkan ketergantungan pada penderita.

Pengobatan Herbal dengan Menggunakan Mengkudu Mampu Mengatasi Kencing Manis

Buah mengkudu memang dikenal dapat membantu menurunkan kadar gula darah yang meningkatSebagian dari anda mungkin sudah mengetahui khasiat mengkudu bagi penderita diabetes. Khasiatnya yang dapat menurunkan kadar gula darah ini sebenarnya sudah diketahui sejak lama. Namun perlu diingat bahwa khasiat yang diberikan tersebut hanya terbatas pada mengkudu jenis terbaik. Karenanya tidak sembarang mengkudu yang dikonsumsi akan dapat menjadi ramuan obat herbal diabetes dan membantu menurunkan kadar gula darah yang meningkat.

Terkait dengan khasiat mengkudu sebagai cara mengobati penyakit diabetes melitus tersebut, perlu diketahui bahwa penelitian lebih lanjut guna membuktikan khasiat tersebut sudah dilakukan. Berdasarkan penelitian tersebut ditemukan adanya kandungan zat Iridoid dan 230 senyawa lainnya yang manfaatnya sangat baik bagi kesehatan, terutama dalam hal menangani kencing manis.

Hasil penelitian tersebut kemudian memprakarsai diproduksinya produk kesehatan dengan label Tahitian Noni yang menggunakan mengkudu pilihan sebagai komposisinya. Sebelum produk ini muncul sebenarnya sudah banyak produk sejenis yang ada. Namun hanya Tahitian Noni lah yang telah teruji secara klinis khasiatnya. Selain itu, produk ini juga telah mendapatkan sebanyak 52 hak paten khasiat yang belum diperoleh produk kesehatan lain yang sejenis.

Lalu apa saja khasiat yang diberikan, terutama dalam hal mengatasi diabetes? Tahitian Noni mampu mengoptimalkan kembali fungsi sel beta pankreas sebagai penghasil utama insulin bagi tubuh sehingga sel tersebut dapat kembali bekerja secara optimal. Selain itu, jus buah mengkudu ini juga dapat memperbaiki dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga dapat menangkal serangan berbagai penyakit, meningkatkan sensitifitas tubuh terhadap insulin serta meningkatkan stamina tubuh.

Khasiat tersebut telah diujicobakan pada 27000 pasien yang menderita berbagai penyakit. Diantara ribuan pasien tersebut juga terdapat penderita kencing manis yang setelah mengkonsumsi Tahitian Noni secara rutin mampu mengatasi penyakitnya. Ujicoba yang dilakukan juga melibatkan kurang lebih 1300 dokter di dalamnya sehingga kemudian hasil ujicoba tersebut dapat dianggap valid. Karenanya anda tidak perlu ragu lagi untuk mencoba dan membuktikan sendiri khasiat yang diberikan karena produk kesehatan yang satu ini terbukti aman dan tanpa efek samping.

KLIK DI SINI untuk mencabut akar penyebab diabetes Anda Sekarang Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!