Pengertian Diabetes – Pahami dan Kenali Diabetes Sejak Dini

Pengertian Diabetes Mellitus ialah suatu penyakit gangguan metabolisme akibat meningkatnya kadar gula dalam darah karena tidak adanya suplai insulin yang cukup. Pada beberapa kasus justru di dalam tubuh terdapat jumlah insulin yang cukup. Namun tubuh mengalami resistensi terhadap insulin sehingga insulin tidak dapat berfungsi dengan baik dalam mengontrol kadar gula dalam darah. Akibatnya kadar gula dalam darah terus meningkat sehingga tubuh terpaksa mengeluarkannya bersama dengan urine.

Penyebab Diabetes Mellitus

Ada banyak hal yang dapat memicu diabetes. Selain karena kerusakan sel beta pankreas, diabetes juga bisa disebabkan oleh pola makan yang tidak teratur, diet yang salah, obesitas dan kurangnya aktifitas fisik atau olahraga. Diabetes juga dapat disebabkan oleh faktor keturunan. Namun hal ini bukan berarti seseorang dengan riwayat keluarga penderita diabetes pasti akan menderita diabetes. Dengan adanya perubahan gaya hidup, pola makan yang teratur, diet seimbang dan olahraga yang cukup, resiko diabetes terbukti dapat dikurangi.

Klasifikasi Diabetes

Sedikitnya ada empat macam jenis diabetes yang diklasifikasikan menurut penyebabnya. Diantaranya sebagai berikut:

  • Diabetes Tipe I

pengertian diabetesDiabetes tipe I umumnya ditemukan pada anak-anak sampai usia remaja. Namun beberapa orang dewasa juga ada yang menderita diabetes tipe ini. Seringkali disebut sebagai diabetes insulin dependent karena penderita nantinya akan bergantung pada pasokan insulin dari luar tubuh yang disuntikkan ke dalam jaringan.

Pemberian insulin sangatlah penting karena untuk membantu menstabilkan kadar gula darah penderita agar tidak terus meningkat tajam. Hal ini karena tubuh sudah tidak mampu memproduksi insulin secara alami. Mengapa demikian? Sel beta pankreas mengalami kerusakan yang berakibat pada terhentinya produksi insulin di dalam tubuh.

Bapak Ibu

  

Penyebab kerusakan sel beta pankreas belum diketahui secara pasti. Namun para ahli berpendapat bahwa infeksi virus, penyakit pankreas, pemakaian obat dalam jangka waktu yang lama, tubuh yang terlalu sering terpapar zat kimia serta gangguan endokrin lainnya bisa saja menjadi salah satu faktor penyebab rusaknya sel beta pankreas.

  • Diabetes Tipe II

Berbeda dengan diabetes tipe I, penderita diabetes tipe II umumnya adalah mereka yang berumur diatas 30 tahun. namun hal ini bukan berarti diabetes tipe II hanya menyerang kelompok umur tertentu. Intinya diabetes dapat menyerang siapa saja, terutama seseorang yang mempunyai riwayat keluarga penderita diabetes dengan gaya hidup yang tidak sehat, pola makan yang salah, diet yang terlalu ketat dan kurangnya aktifitas tubuh.

Diabetes tipe II disebabkan oleh resistensi tubuh terhadap insulin. Ada beberapa faktor yang dapat memicu resistensi terhadap insulin. Salah satunya adalah obesitas. Karena itulah, menjaga berat badan agar tetap ideal sangatlah penting untuk mengurangi resiko terserang diabetes. Salah satunya dengan olahraga teratur dan bukannya lewat diet ketat.

  • Diabetes Tipe Khusus

Seperti halnya diabetes pada umumnya, penderita diabetes tipe khusus juga mengalami kadar gula darah yang melampaui batas normal. Yang membedakan hanya penyebabnya saja yang sampai saat ini masih dalam penelitian lebih lanjut. Namun para ahli berpendapat bahwa kemungkinan penyakit ini disebabkan oleh virus, penyakit pankreas atau gangguan endokrin lainnya yang mengakibatkan kadar gula dalam darah tidak terkontrol dengan baik.

  • Diabetes Gestasional

Diabetes Gestasional Hanya Terjadi Pada Waktu HamilDiabetes tipe ini hanya terjadi pada waktu hamil dimana kadar gula sang ibu meningkat drastis. Kadar gula darah yang tinggi ini nantinya dapat masuk ke dalam aliran darah si bayi yang mengakibatkan bayi tumbuh melebihi ukuran normal (makrosomia). Biasanya, ibu yang menderita diabetes saat hamil cenderung melahirkan bayi dengan berat badan lebih dari 4 kg.

Pengobatan Diabetes

Cara mengatasi diabetes melitus tergantung pada tipe diabetes yang diderita. Jika yang diderita adalah diabetes tipe I, maka penderita harus diberikan suplai insulin dari luar tubuh melalui suntikan. Sebenarnya insulin juga dapat diberikan melalui mulut dan semprot hidung. Namun kedua metode pemberian insulin ini terbukti tidak efektif. Pemberian insulin lewat mulut akan secara langsung dirusak oleh enzim pencernaan, sedangkan pemberian melalui semprot hidung terkendala dengan jumlah insulin yang harus diberikan.

Yang perlu diingat berkenaan dengan pengobatan diabetes bahwa metode konvensional yang diberikan bukanlah sebagai suatu upaya penyembuhan bagi penderita. Hal ini karena metode yang diberikan hanya bersifat sementara dan sama sekali tidak memberikan efek sembuh bagi penderita, melainkan hanya membantu menstabilkan kadar gula dalam darah.

Mengingat belum ditemukannya obat yang bisa memberikan efek sembuh permanen terhadap penderita, mungkin anda sedikit cemas. Namun ternyata sebuah terobosan baru telah ditemukan dan sudah teruji secara klinis khasiatnya. Bukan hanya dapat menstabilkan kadar gula darah, melainkan juga terbukti mampu menormalkan fungsi sel beta pankreas sehingga tubuh dapat memproduksi insulin yang cukup. Selain itu, terapi ini juga dapat mengurangi ketergantungan terhadap pasokan insulin dari luar serta penggunaan obat dokter.

Klik Di Sini untuk Memiliki gula darah yang normal dan stabil Sekarang Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!