Cara memilih karbohidrat terbaik untuk Penderita diabetes

Asupan karbohidrat secara berlebihan dianggap sebagai salah satu pemicu kencing manis. Anggapan tersebut memang dapat dibenarkan mengingat karbohidrat memang dapat menyebabkan lonjakan kadar gula darah. Namun perlu diingat bahwa tidak semua karbohidrat dapat menyebabkan lonjakan kadar gula darah. Terkait dengan hal tersebut, maka artikel kali akan kami fokuskan untuk membahas tuntas mengenai jenis karbohidrat, efeknya terhadap gula darah serta informasi mengenai indeks glikemik makanan. Kami yakin informasi ini nantinya akan sangat bermanfaat bagi penderita dalam hal menentukan jenis makanan yang sebaiknya dikonsumsi.

Konsumsi Karbohidrat Tetap Dapat Dilakukan

Untuk memenuhi asupan karbohidrat, akan lebih baik jika yang dikonsumsi adalah makanan yang mengandung karbohidrat kompleks. Hal ini karena karbohidrat kompleks tidak akan menyebabkan lonjakan kadar gula darah. Karbohidrat kompleks umumnya ada pada beras merah dan gandum. Keduanya dapat menjadi pengganti nasi, mie, roti dan pasta untuk memperoleh asupan karbohidrat dan mineral sebagai sumber energi tubuh.

Selain beras merah dan gandum, ada lagi varian beras yang ternyata juga bermanfaat dalam hal menjaga kestabilan kadar gula darah. Varian beras yang dimaksud adalah beras hitam dan beras coklat. Kedua varian beras ini sebenarnya merupakan beras seperti halnya beras yang biasa kita konsumsi. Hanya saja keduanya tidak melalui proses penggilingan atau bahkan hanya sedikit mengalami proses penggilingan. Sementara itu, beras yang biasa kita konsumsi mengalami proses penggilingan berkali-kali sehingga kemudian menghilangkan hampir 80% nutrisi yang ada padanya.

Dari sini dapat diketahui bahwa sebenarnya beras yang baik untuk dikonsumsi adalah beras yang hanya melalui sedikit proses penggilingan atau bahkan yang tidak mengalami proses penggilingan sama sekali. Dengan begitu, nutrisi yang terdapat didalamnya akan tetap terjaga. Karenanya guna mengurangi resiko diabetes, akan lebih baik jika anda mulai mengkonsumsi beras hitam dan beras coklat.

Mengenali Indeks Glikemik Makanan yang Akan Dikonsumsi Juga Penting

Indeks glikemik merupakan suatu ukuran yang diberikan pada makanan untuk mengetahui seberapa besar pengaruhnya terhadap kadar gula darah seseorang. Karenanya akan sangat berguna jika anda mengetahui berapa indeks glikemik makanan yang anda konsumsi setiap hari.

Bapak Ibu

  

Kentang Justru Memiliki Indeks Glikemik yang Tinggi

Mengingat konsumsi nasi sebaiknya dikurangi guna mengurangi resiko kencing manis, maka sebagian besar orang akan lebih cenderung memilih kentang sebagai pengganti nasi. Mengapa bukan beras merah, beras coklat atau gandum? Hal ini karena rasa kentang lebih nyaman di lidah jika dibandingkan dengan beras merah, beras coklat maupun gandum yang rasanya sedikit hambar.

Namun tahukah anda bahwa konsumsi kentang justru sama dengan konsumsi nasi? Hal ini karena indeks glikemik kentang sangatlah tinggi. Untuk kentang yang dierbus bersama dengan kulitnya, indeks glikemiknya 65. Sementara itu, kentang tumbuk (mashed potatoes), di Indonesia kita menyebutnya dengan perkedel, memiliki indeks glikemik yang sangat tinggi yaitu sebesar 90. Ini artinya konsumsi kentang dampaknya akan sangat negatif bagi kestabilan kadar gula darah. Jika terus menerus dilakukan, maka dikahwatrikan sel beta pankreas dapat mengalami difsungsi akibat terus menerus mensekresikan insulin dalam jumlah yang cukup.

Karenanya akan lebih baik jika memilih untuk mengkonsumsi makanan dengan karbohidrat kompleks seperti beras merah, beras coklat, beras hitam dan gandum. Selain karbohidrat kompleksnya dapat membantu mengurangi pelepasan gula ke dalam aliran darah, serat yang dimiliki juga dapat membantu meningkatkan fungsi cerna. Dengan begitu diharapkan gula darah tidak mengalami lonjakan yang drastis.

Cara Terbaik agar Gula Darah Kembali Stabil

Untuk menurunkan gula darah penderita diabetes yang mengalami lonjakan, obat dokter memang terbukti efektif. Namun pengobatan medis tidak mengobati kerusakan pankreas dan retensi insulin yang menjadi akar masalah diabetes. Sehingga komplikasi pada penyakit diabetes melitus sangat rentan terjadi.

Pilihan tepat, dalam hal ini, hanya ada pada Tahitian Noni yang khasiatnya telah dibuktikan secara klinis mampu mengembalikan fungsi tubuh yang sebelumnya mengalami gangguan.

Klik Di Sini untuk mencabut akar penyebab diabetes Anda Sekarang Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!