Tidak Semua Dapat Dijadikan Madu Diabetes!

Madu sudah banyak dikenal kegunaan dan manfaatnya bagi kesehatan. Karenanya tidak heran jika obat herbal yang beredar di pasaran sering menggunakan madu sebagai salah satu komposisinya. Terkait dengan khasiat madu ini, sebagai penderita diabetes mungkin anda juga tertarik untuk mencobanya. Namun apakah madu secara umum memang baik bagi penderita diabetes? Hal ini terkait dengan kadar gula yang dikandungnya yang dikhawatirkan akan semakin meningkatkan kadar gula darah anda.

Diabetes sendiri merupakan penyakit gangguan metabolisme gula yang disebabkan oleh berkurangnya produksi insulin dan/atau berkurangnya sensitifitas sel terhadap insulin. Karena berkurangnya produksi insulin dan/atau sensitifitas sel terhadap insulin yang ada maka gula darah pun meningkat drastis. Sementara itu, madu mengandung gula yang sangat tinggi sehingga sangat wajar jika kemudian banyak orang berpikir bahwa konsumsi madu pada penderita diabetes akan semakin meningkatkan kadar gula darahnya.

Madu Baik Bagi Penderita Diabetes

madu diabetes

Madu Baik Bagi Penderita Diabetes

Secara mengejutkan, sebuah penelitian yang hasilnya telah dipublikasikan ke dalam jurnal ilmiah The Journal of Medical Food pada tahun 2004 yang diprakarsai oleh Waili NS menunjukkan efek madu terhadap glukosa plasma, C-reactive protein (CRP) dan lipid pada orang normal, penderita diabetes dan orang yang mengalami kelebihan lipid. Hasilnya menunjukkan bahwa dengan konsumsi gula biasa akan dapat meningkatkan kadar glukosa plasma sebanyak 52% pada satu jam pertama dan 3% pada dua jam setelahnya.

Sementara itu, madu asli dapat meningkatkan kadar glukosa plasma sebesar 14% pada satu jam pertama dan 10% pada dua jam setelahnya. Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka disimpulkan bahwa madu asli hanya akan menyebabkan sedikit sekali peningkatan kadar gula darah dibandingkan madu buatan dan gula lainnya. Ini berarti konsumsi madu untuk terapi diabetes dapat dilakukan karena terbukti madu tidak akan secara drastis meningkatkan kadar gula darah penderita.

Bahkan konsumsi madu terbukti dapat menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kadar kolesterol baik di dalam darah. Hal ini tentunya akan sangat berdampak positif bagi penderita mengingat penyakit diabetes dapat mempertinggi resiko penyakit jantung. Dengan konsumsi madu maka resiko tersebut dapat dikurangi. Guna mengurangi resiko penyakit jantung pada penderita diabetes, disarankan untuk mengkonsumsi madu sebagai gula pengganti baik dalam masakan maupun minuman penderita.

Bapak Ibu

  

Tidak Semua Madu Sama

Menurut hasil penelitian Waili memang terbukti madu hanya akan menyebabkan sedikit sekali peningkatan kadar gula darah dibanding madu buatan dan gula. Namun perlu diingat bahwa madu yang digunakan dalam penelitian tersebut adalah madu asli yang kandungan gulanya benar-benar murni dari madu itu sendiri, bukan karena tambahan gula ataupun pemanis buatan. Dari sini dapat diambil kesimpulan bahwa tidak semua madu dapat dikonsumsi oleh penderita diabetes.

Hal ini juga terkait dengan banyaknya madu buatan yang sudah diberi gula atau pemanis buatan di dalamnya yang beredar di pasaran. Untuk itu, anda perlu lebih berhati-hati dalam memilih madu yang hendak anda konsumsi. Usahakan untuk selalu memilih madu asli dimana kandungan gulanya memang berasal dari madu itu sendiri bukan dari gula lain. Namun nyatanya akan sangat susah sekali untuk membedakan antara madu yang murni dengan madu buatan.

Kandungan Madu Yang Berkhasiat Bagi Kesehatan

Hanya Madu Asli yang aman dikonsumsi penderita diabetesMadu murni sebenarnya mengandung peptida dan karbohidrat atau hidrat arang kompleks. Hidrat arang kompleks inilah yang membuat madu tidak cepat diserap oleh tubuh guna dimanfaatkan sebagai energi dan cadangan makanan. Dengan kata lain, madu murni memiliki indeks glikemik yang rendah yang tidak akan menyebabkan lonjakan gula darah yang sangat drastis.

Perlu diketahui bahwa setiap karbohidrat yang masuk ke dalam tubuh akan melalui proses pencernaan sehingga nantinya diperoleh glukosa atau gula. Gula sendiri merupakan bahan baku energi dan cadangan makanan bagi tubuh. Namun untuk memperoleh energi dan cadangan makanan bagi tubuh, gula harus melalui proses metabolisme terlebih dahulu yang juga akan melibatkan insulin.

Jika saja karbohidrat yang masuk ke dalam tubuh adalah yang sifatnya kompleks seperti yang telah disinggung sebelumnya, maka proses metabolisme yang terjadi akan semakin rumit dan memakan waktu yang lama. Hal ini tentu saja akan berdampak pada pelepasan gula ke dalam darah. Dengan lamanya proses metabolisme yang harus dilalui maka pelepasan gula ke dalam darah dapat diperlambat sehingga lonjakan gula darah pun dapat dicegah.

Untuk lebih amannya, maka seperti yang telah dianjurkan sebelumnya, pilihlah madu yang memang benar-benar murni. Hal ini karena madu murni mengandung karbohidrat kompleks. Berbeda halnya dengan madu buatan yang sudah terlebih dahulu diberi tambahan gula ke dalamnya. Hal ini tentu saja akan menyebabkan lonjakan gula darah pada penderita diabetes mengingat tidak tersedianya suplai insulin yang cukup dan berkurangnya sensitifitas sel terhadap insulin.

>> KLIK DI SINI agar gula darah Anda tetap stabil <<

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!