Obat Diabetes Melitus Tipe 2 ‘Belum Mampu Menuntaskannya’

Diabetes melitus tipe 2 terjadi akibat adanya resistensi sel terhadap insulin yang ada sehingga insulin tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya dalam membantu proses metabolisme gula. Akibatnya gula tetap berada dalam aliran darah yang mengakibatkan kadar gula darah meningkat drastis. yang ada saat ini hanya sebatas mampu memberikan efek sembuh sementara bagi penderita. Namun pengobatan diabetes ini tidak mampu menuntaskan akar permasalahan diabetes.

Pemberian Insulin Buatan

Pemberian insulin pada penderita diabetes melitus tipe 2 tidak akan efektif mengingat tubuh penderita sedang mengalami resistensi terhadap insulin. Akibatnya suplai insulin dari luar tubuh tidak akan efektif dalam hal menstabilkan kadar gula darah. Selain itu, insulin buatan akan sangat berbeda sekali dengan insulin alami yang diproduksi di dalam tubuh sehingga efeknya ketika tubuh mengalami resistensi terhadap insulin tidak akan sama.

Pemberian insulin buatan ini lebih identik dengan penderita diabetes melitus tipe 1. Hal ini mengingat adanya kerusakan pada sel beta pankreas sebagai pemicu tingginya kadar gula darah. Akibat kerusakan yang terjadi pada sel beta pankreas ini, maka nantinya jumlah produksi insulin di dalam tubuh akan berkurang atau bahkan tidak ada insulin sama sekali yang dapat diproduksi sehingga suplai insulin dari luar tubuh diharapkan akan membantu menstabilkan kadar gula darah.

Pemberian Obat Jenis Tertentu

Suntik Insulin belum mampu menstabilkan kadar gula darah secara permanenSeperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa pemberian insulin tidak akan efektif dapat menstabilkan kadar gula darah jika diberikan pada penderita diabetes tipe 2. Namun seiring lamanya penyakit yang diderita, maka pemberian insulin buatan mungkin saja terjadi. Hal ini mengingat resistensi sel terhadap insulin yang ada akan memaksa sel beta pankreas untuk terus memproduksi insulin. Akibatnya lama kelamaan sel beta pankreas akan mengalami kerusakan sehingga produksi insulin pun terhenti.

Bagaimana dengan pemberian obat? Pemberian obat kencing manis memang cenderung lebih identik dengan penderita diabetes tipe 2. Hal ini mengingat resistensi sel terhadap insulin harus dikurangi dengan cara meningkatkan sensitifitas sel terhadap insulin sehingga kadar gula pun dapat tetap stabil.

Bapak Ibu

  

Pemberian obat ini diberikan pada penderita diabetes tipe 2 ketika penderita gagal menstabilkan kadar gula darahnya melalui diet sehat, pengendalian berat badan, pengaturan pola makan, perubahan gaya hidup dan olahraga teratur. Terdapat lima jenis obat diabetes yang biasanya diberikan guna menurunkan kadar gula darah, yaitu sulfonilurea, biguanid, meglitinid, α-glukosidase inhibitor dan agonis reseptor γ (thiazolidin atau glitazon).

Biguanid dan thiazolidinedion menstabilkan kadar gula darah pada penderita diabetes tipe 2 dengan cara mengurangi resistensi insulin. Sementara itu, sulfonilurea dan megitlinid menstabilkan kadar gula darah penderita dengan cara meningkatkan sekresi insulin endogen. Artinya kedua obat kencing manis tersebut mampu merangsang pelepasan insulin endogen.

Yang perlu diingat bahwa ketika menggunakan obat tersebut di atas harus disertai dengan jadwal makan yang teratur. Hal ini guna mengurangi resiko hipoglikemia. Hipoglikemia merupakan suatu kondisi dengan penderita penyakit gula darah, dimana nantinya kadar gula darah penderita menurun dengan sangat drastis. Kondisi ini jika dibiarkan berlanjut maka akan dapat menyebabkan hilangnya kesadaran penderita (koma diabetik) meskipun hanya beberapa jam saja. Untuk mengurangi resiko terjadinya hipoglikemia, maka selain harus makan dengan teratur, penderita juga harus selalu membawa tablet glukosa, permen atau makanan manis lainnya.

Apakah Obat yang Diberikan Dapat Mengatasi Diabetes?

obat diabetes melitus tipe 2Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa obat diabetes hanya mampu memberikan efek sembuh sementara. Artinya penggunaan obat dalam jangka waktu yang lama tidak akan memberikan kesembuhan permanen bagi penderita. Justru penggunaan obat dalam jangka waktu yang lama akan mempertinggi resiko munculnya komplikasi yang dapat dipicu oleh diabetes. Karena itu diperlukan terapi diabetes melitus tipe 2 lainnya yang mampu menuntaskan akar permasalahan diabetes sehingga nantinya ketergantungan terhadap obat dokter maupun insulin buatan dapat secara bertahap dikurangi.

> Klik DI SINI untuk terbebas dari ketergantungan obat dokter <

Adakah Metode Pengobatan Lain Yang Mampu Mencabut Akar Penyebab Diabetes?

Kencing manis tidak dapat diatasi secara menyeluruh akibat belum ditemukannya obat yang secara efektif dapat mencabut akar permasalahan penyakit gula darah ini. Bagaimana dengan obat herbal diabetes? Apakah mampu mencabut akar permasalahan diabetes?

Terkait dengan obat herbal diabetes melitus ini, orang Eropa jaman dahulu telah terlebih dahulu mengetahui manfaat buah Mengkudu dalam hal menurunkan kadar gula darah. Namun sayangnya khasiat buah mengkudu ini baru mendapat perhatian para ahli beberapa tahun belakangan ini.

Setelah melalui ratusan kali penelitian yang juga melibatkan uji coba terhadap ribuan pasien dengan berbagai macam penyakit dan juga dokter, hasilnya pun terbukti bahwa memang buah mengkudu dapat mengatasi serangan berbagai macam penyakit. Namun perlu diingat bahwa hanya buah mengkudu pilihanlah yang benar benar berkhasiat dalam mengatasi berbagai jenis penyakit, termasuk diabetes.

Berdasarkan hasil penelitian inilah kemudian lahir Tahitian Noni yang kemudian mendapatkan hak paten khasiat karena khasiatnya telah terbukti secara klinis dapat mengatasi berbagai macam penyakit. Konsumsi Tahitian Noni sebagai pendamping obat dokter dalam mengatasi berbagai macam penyakit pun telah mendapat persetujuan secara resmi dari Uni Eropa dan Badan Kesehatan PBB (WHO) sehingga aman digunakan dalam jangka waktu yang lama sekalipun.

> KLIK DI SINI untuk mencabut akar penyebab diabetes Anda <

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!