Ternyata 7 Kebiasaan yang Sering Kita Lakukan Ini Merupakan Penyebab Diabetes Melitus

Diabetes melitus atau yang lebih sering dikenal dengan kencing manis bukan hanya dipicu oleh faktor keturunan, melainkan juga gaya hidup yang tidak sehat. Hal ini karena berdasarkan penelitian, faktor keturunan hanya mempengaruhi sebesar 5 – 10% kemungkinan seseorang untuk terkena diabetes tipe 2. Sementara itu, gaya hidup yang tidak sehat mempengaruhi sisanya. Karenanya kami merasa perlu untuk memberikan informasi lengkap mengenai gaya hidup atau kebiasaan apa saja yang dapat memicu diabetes, sehingga anda dapat mengurangi resikonya seperti gagal ginjal, stroke dan jantung.

Kurang Tidur

Waktu tidur anda sebaiknya perlu ditambah jika anda ingin terbebas dari resiko kencing manis. Normalnya, waktu tidur adalah selama 6 – 8 jam sehari. Jadi jika jam tidur anda kurang dari 6 jam, maka kebiasaan kurang tidur tersebut akan semakin meningkatkan resiko diabetes anda. Hal ini karena tubuh seseorang yang kurang tidur akan lebih rentan terhadap infeksi, sekecil apapun itu.

Selain itu, perlu diingat juga bahwa tubuh yang kurang tidur akan semakin rentan mengalami disfungi, khususnya organ-organ yang ada di dalamnya. Dalam hal ini, organ yang seharusnya dapat dicegah dari disfungsi tersebut adalah sel beta pankreas mengingat fungsinya yang sangat penting dalam hal menjaga kestabilan kadar gula darah.

Stres

Stres sangat berhubungan dengan produksi hormon dan disebut sebut sebagai pemicu ketidakseimbangan hormon akibat produksi cortisol yang meningkat ketika stres benar-benar terjadi. Dengan adanya ketidakseimbangan hormon, tentunya akan semakin menghambat kinerja hormon tersebut. Apalagi jika yang mengalami gangguan adalah hormon insulin yang sangat penting fungsinya dalam hal menjaga kestabilan kadar gula darah. Karenanya guna menghindari ketidakseimbangan hormon, stres perlu dihindari. Salah satunya dengan menambah waktu tidur anda sehingga tubuh akan kembali fresh.

Malas Berolahraga

Malas berolahraga merupakan pemicu diabetes yang paling sering ditemui, khususnya di negara-negara Asia. Bahkan menurut penelitian, kebiasaan malas berolahraga tersebut dapat semakin meningkatkan jumlah penderita kencing manis di negara-negara Asia. Lalu apa hubungan antara resiko diabetes dengan olahraga?

Bapak Ibu

  

Perlu diketahui bahwa metabolisme tubuh dapat semakin meningkat dengan kita rajin berolahraga. Dengan meningkatnya metabolisme tubuh, maka penggunaan kalori akan semakin meningkat pula sehingga resiko obesitas dapat dicegah. Selain itu, pemanfaatan gula sebagai energi juga dapat ditingkatkan sehingga pelepasan gula ke dalam aliran darah dapat dihambat. Dengan begitu, kadar gula darah akan tetap terjaga kestabilannya. Kadar gula darah yang selalu stabil tentunya akan mengurangi tugas sel beta pankreas dalam hal menskresikan insulin. Sebaliknya ketika sekresi insulin terus menerus dilakukan, maka sel beta pankreas akan semakin rentan untuk mengalami kerusakan yang merupakan penyebab DM tipe 1.

Penggunaan Pil Pencegah Kehamilan

Penggunaan pil pencegah kehamilan ternyata juga dapat memicu diabetes. Hal ini karena umumnya pil pencegah kehamilan menggunakan hormon estrogen, progesteron atau gabungan dari kedua hormon tersebut. Sementara itu, hormon buatan yang terkandung dalam pil pencegah kehamilan tersebut dapat menyebabkan perubahan kadar gula darah sehingga resiko kencing manis akan semakin meningkat. Karenanya penggunaan pil kontrasepsi tersebut sebaiknya dibatasi jika memang kebutuhannya tidak begitu mendesak.

Soda Addict

Penggemar minuman bersoda hendaknya mulai mengurangi konsumsi minuman bersoda tersebut. Hal ini karena minuman bersoda umumnya menggunakan pemanis buatan yang dapat memicu lonjakan kadar gula darah. Sementara itu, kalori yang dihasilkan oleh minuan bersoda tersebut ternyata tidak dapat membuat rasa kenyang bertahan lebih lama sehingga akan semakin besar kemungkinannya untuk minum lebih banyak.

Kurangnya Asupan Vitamin D

Asupan vitamin D ternyata tidak hanya membantu menjaga kepadatan tulang, tetapi juga dapat mengurangi resiko kencing manis. Karenanya asupan vitamin D sangatlah penting. Salah satu cara yang paling mudah untuk memperoleh asupan vitamin D dalam jumlah yang cukup adalah dengan berjemur di pagi hari. Karenanya jangan malas berjemur di pagi hari karena matahari pagi umumnya tidak terlalu terik dan efek buruknya pun belum ada sejauh ini.

Kebiasan Minum Teh atau Kopi

Kebiasaan minum teh atau kopi sebenarnya tetap dapat dilanjutkan. Hanya saja penggunaan gula pada kedua minuman tersebut yang seharusnya perlu dikurangi atau bahkan dihindari. Hal ini karena penggunaan gula yang terlalu berlebihan secara terus menerus akan dapat memicu lonjakan kadar gula darah. Lonjakan kadar gula darah yang terjadi tentunya akan semakin meningkatkan sekresi insulin sehingga kerja sel beta pankreas akan semakin berat. Jika hal ini terus terjadi, maka akibatnya sel beta pankreas dapat mengalami kerusakan yang berarti anda akan terkena diabetes.

Solusi agar terhindar dari diabetes

Untuk dapat terhindar dari diabetes, pencegahan lebih awal memang hendaknya dilakukan. Dalam hal ini, selain melakukan perubahan gaya hidup dr. Neil Solomon juga menyarankan untuk mengkonsumsi Tahitian Noni. Mengapa harus Tahitian Noni? Jus buah Noni dari Tahiti tersebut telah terbukti mampu menyeimbangkan fungsi tubuh yang sebelumnya mengalami gangguan sekaligus membentenginya agar tidak mudah terkena infeksi penyakit, khususnya diabetes.

Jika Anda sudah terkena diabetes, Tahitian noni ini bisa menjadi solusi terbaik untuk obat alami diabetes melitus Anda. Saya sendiri banyak melihat khasiat nyata dari tahitian noni ini. Banyak orang bisa tertolong dari diabetes, dan bebas dari suntik insulin/obat dokter.

Klik di sini agar terhindar dari diabetes

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!