Awas! Gejala Awal Diabetes Sedang Mengintai Anda!

Penyakit diabetes melitus merupakan penyakit yang ditandai dengan meningkatnya kadar gula melalui pemeriksaan kadar gula dalam darah. Peningkatan kadar gula darah dapat dipicu oleh beberapa hal. Umumnya peningkatan kadar gula darah dipicu oleh adanya kerusakan pada sel beta pankreas. Sel beta pankreas merupakan penghasil utama bagi tubuh. Insulin sendiri berfungsi sebagai pembuka gerbang sel sehingga gula nantinya dapat diserap masuk dan dimanfaatkan oleh sel.

Selain dipicu oleh kerusakan sel beta pankreas, pada diabetes melitus tipe II justru terdapat jumlah insulin yang cukup untuk mendukung proses metabolisme gula. Namun akibat adanya penolakan terhadap insulin, gula akhirnya gagal diproses menjadi energi dan cadangan makanan bagi tubuh.

Faktor pemicu timbulnya resistensi terhadap insulin yang ada dapat disebabkan oleh penimbunan lemak terutama di daerah perut dan pinggul sehingga menghambat kerja pankreas. Selain itu penimbunan lemak di daerah tersebut dapat menutupi permukaan sel yang dapat berdampak pada terjadinya reaksi penolakan terhadap insulin yang ada.

Dengan adanya lemak sebagai faktor pemicu timbulnya resistensi terhadap insulin ini sebenarnya dapat diketahui cara mencegah diabetes yang paling efektif. Caranya yaitu dengan pengendalian berat badan, perubahan gaya hidup ke arah yang lebih sehat, pola makan yang teratur serta olahraga yang cukup. Namun bagaimana halnya dengan pemahaman akan ? Apakah akan berdampak pada menurunnya resiko diabetes?

Pentingnya Mengenali Gejala Diabetes

gejala awal diabetesSelain melakukan pengendalian terhadap berat badan, perubahan gaya hidup, pola makan, serta penambahan aktifitas fisik seperti olahraga, pemahaman akan gejala awal diabetes melitus ternyata juga dapat menurunkan resiko seseorang terhadap diabetes. Hal ini karena dengan mengenali gejala diabetes khususnya gejala awal diabetes, maka akan berimbas pada penanganan penyakit diabetes melitus yang tepat ketika ditemui salah satu gejala diabetes tersebut. Apa sajakah sebenarnya gejala diabetes yang perlu diwaspadai?

Bapak Ibu

  

Sering Buang Air Kecil

Tingginya kadar gula dalam darah akan memaksa tubuh untuk menstabilkannya dengan jalan membuang kelebihan gula dalam darah melalui urin. Hal ini memang efektif dalam menstabilkan kadar gula darah. Namun sebenarnya hal ini justru memicu masalah lain. Dengan dikeluarkannya kelebihan gula melalui urin maka tubuh akan kekurangan nutrisi. Mengapa demikian?

Ketahuilah bahwa gula sebenarnya dapat dicerna menjadi energi dan cadangan makanan bagi tubuh. Namun akibat rusaknya sel beta pankreas sehingga tidak terproduksinya jumlah insulin yang cukup dan/atau adanya reaksi penolakan terhadap insulin maka gula tidak dapat dicerna menjadi energi dan cadangan makanan.

Lalu apa kaitan antara kadar gula darah yang meningkat drastis dengan seringnya penderita buang air kecil? Perlu diketahui bahwa kadar gula yang tinggi akan distabilkan oleh tubuh dengan cara membuangnya bersama dengan urin. Untuk mencegah urin yang dikeluarkan terlalu pekat maka tubuh menarik lebih banyak cairan tubuh ke dalam urin. Hal inilah yang mengakibatkan penderita akan sering buang air kecil.

Penurunan Berat Badan Tanpa Diet Sehat

Penurunan berat badan yang tanpa disertai dengan diet yang sehat perlu dicurigai sebagai salah satu gejala diabetes. Mengapa demikian? Perlu diketahui bahwa kadar gula yang tinggi akan memaksa tubuh untuk mengeluarkannya bersama dengan urin. Akibatnya tubuh justru kekurangan nutrisi akibat terbuangnya gula yang seharusnya dicerna menjadi energi maupun sebagai cadangan makanan.

Yang terjadi selanjutnya akibat tubuh kekurangan nutrisi adalah digunakannya cadangan makanan yang ada dari hasil proses metabolisme sebelumnya untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh. Jika hal ini terjadi secara terus menerus maka akibatnya akan sangat berdampak pada berat badan penderita. Hal ini karena cadangan makananlah yang mempengaruhi berat tubuh karena cadangan makanan tersebut disimpan di dalam jaringan tubuh.

Rasa Lemas

Rasa Lemas Pada Penderita Diabetes Dipicu Oleh Kurangnya Nutrisi Tubuh

Rasa Lemas Pada Penderita Diabetes Dipicu Oleh Kurangnya Nutrisi Tubuh

Rasa lemas pada penderita diabetes dipicu oleh kurangnya nutrisi tubuh. Hal ini tentunya akan menghambat kerja tubuh serta fungsi organ-organ lainnya. Jika tidak segera ditangani dengan benar akibatnya bisa fatal karena tubuh penderita akan menjadi sangat rentan terhadap penyakit maupun infeksi. Karena itulah ketika muncul gejala diabetes yang satu ini sebaiknya segera melakukan pemeriksaan kadar gula darah untuk membuktikan apakah gejala tersebut merupakan pertanda anda menderita diabetes atau tidak.

Cepat Haus

Rasa cepat haus muncul pada penderita diabetes dengan intensitas lebih sering dibandingkan dengan non penderita diabetes. Rasa cepat haus ini dipicu oleh kurangnya cairan dalam tubuh. Ingatlah bahwa ketika kadar gula darah meningkat drastis tubuh akan secara otomatis mengeluarkannya bersama dengan urin. Untuk mengurangi kepekatan urin yang dikeluarkan, tubuh terpaksa menarik lebih banyak cairan tubuh yang ada ke dalam urin. Hal ini mengakibatkan penderita akan sering sekali buang air kecil.

Akibat seringnya penderita buang air kecil, maka tubuh pun akan kehilangan banyak cairan tubuh karena cairan tubuh tersebut digunakan untuk mengurangi kepekatan urin yang dikeluarkan. Inilah alasan mengapa penderita akan merasa cepat haus.

Cepat Lapar

Rasa cepat lapar dipicu oleh kurangnya nutrisi yang diperoleh tubuh akibat terbuangnya gula bersama dengan urin. Hal ini tentu saja akan membuat tubuh mengirim sinyal rasa lapar ke otak sehingga nantinya penderita akan merasa cepat lapar. Biasanya untuk memenuhi rasa lapar tersebut, penderita akan mengonsumsi makanan dalam jumlah yang banyak. Hal ini seringkali dianggap sebagai suatu kemajuan positif. Umumnya anggapan ini muncul sebelum penderita sadar bahwa dirinya menderita diabetes. Karena itulah ada baiknya segera melakukan pemeriksaan kadar gula darah ketika menemui gejala diabetes yang satu ini. Harapannya ialah agar penanganan medis dapat segera diupayakan jika memang benar-benar menderita diabetes.

Yang perlu diingat berkenaan dengan penanganan medis terhadap penderita diabetes ialah fakta bahwa penanganan medis tersebut tidak akan memberi harapan sembuh bagi penderita. Hal ini karena upaya medis yang diberikan berupa sulih insulin maupun obat dokter hanya mampu menstabilkan kadar gula darah dalam waktu yang singkat saja. Untuk itu metode pengobatan diabetes lainnya yang dapat secara efektif merangsang regenerasi sel beta pankreas yang mengalami kerusakan sekaligus meningkatkan sensitifitas tubuh terhadap insulin perlu untuk dicoba.

~> Klik Di Sini agar gula darah Anda tetap stabil <~

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!