Diabetes Kering – Samakah dengan Diabetes Pada Umumnya?

Penyakit gula kering mungkin masih terdengar asing bagi anda. Namun sebenarnya penyakit ini sama dengan penyakit gula basah yang jumlah penderitanya semakin bertambah setiap tahun. Bedanya, penyakit diabetes kering jika terjadi luka akan lebih cepat sembuh jika dibandingkan dengan penyakit diabetes basah. Inilah yang kemudian membedakan antara diabetes kering dan basah. Bagaimana dengan gejala yang timbul? Apakah sama dengan penyakit kencing manis pada umumnya?

Gejala penyakit ini tentunya sama dengan penyakit diabetes pada umumnya, yaitu meliputi sering buang air kecil, banyak makan, banyak minum, penurunan berat badan dan tubuh yang tidak fit. Berikut ini penjelasan lebih lanjut mengenai masing-masing gejala yang timbul.

Sering Buang Air Kecil

Sering buang air kecil merupakan gejala kencing manis yang paling umumSering buang air kecil merupakan gejala kencing manis yang paling umum. Hal ini karena sebagian besar penderita mengalaminya. Meningkatnya intensitas buang air kecil pada penderita ini dipicu oleh meningkatnya kadar gula darah. Sementara itu, kadar gula darah yang meningkat disebabkan oleh adanya gangguan produksi insulin dan gangguan fungsi insulin. Keduanya kemudian menyebabkan penyerapan gula sebagai energi oleh tubuh menjadi terhambat sehingga gula akhirnya tetap berada dalam aliran darah sehingga menyebabkan lonjakan kadar gula darah.

Lonjakan kadar gula darah yang terjadi ini jika masih dalam taraf normal masih dapat ditangani oleh ginjal. Namun ketika lonjakan kadar gula darah yang terjadi telah melebihi nilai batas ambang ginjal, maka secara otomatis kelebihan gula tersebut akan masuk ke dalam urin. Dengan masuknya gula ke dalam urin, maka urin yang akan dikeluarkan pun bertambah pekat. Guna mengencerkannya, tubuh akan menarik lebih banyak cairan yang dimilikinya. Inilah kemudian yang menyebabkan meningkatnya intensitas buang air kecil pada penderita.

Banyak Makan

Banyak makan sebenarnya merupakan akibat dari gangguan produksi insulin dan gangguan fungsi insulin yang kemudian menyebabkan lonjakan pada kadar gula darah. Lonjakan kadar gula darah yang terjadi tersebut kemudian mendorong terbuangnya gula ke dalam urin yang seharusnya dapat digunakan sebagai energi dan juga cadangan makanan. Dengan terbuangnya gula bersama dengan urin, maka secara otomatis tubuh akan kekurangan nutrisi. Inilah kemudian yang menyebabkan rasa lapar yang cenderung mendorong penderita untuk lebih sering makan.

Bapak Ibu

Banyak Minum

Banyaknya cairan yang dibuang melalui urin, mengakibatkan penderita diabetes banyak minumSeperti halnya gejala sebelumnya, banyak minum merupakan akibat dari meningkatnya kadar gula darah yang tidak disertai dengan produksi insulin yang cukup. Dengan begitu, kelebihan gula dalam darah akan dibuang bersama dengan urin yang justru mendorong tubuh untuk menarik lebih banyak cairan tubuh yang dimilikinya guna mengurangi kepekatan urin. Dengan banyaknya cairan tubuh yang digunakan untuk mengurangi kepekatan urin tersebut, maka tubuh pun akan mengalami dehidrasi yang kemudian menimbulkan rasa haus. Rasa haus inilah yang kemudian mendorong penderita untuk lebih banyak minum.

Penurunan Berat Badan

Penurunan berat badan yang terjadi akibat peningkatan kadar gula darah tidak memerlukan waktu yang lama sehingga nantinya dapat dibedakan apakah seseorang menderita kencing manis atau tidak. Penurunan berat badan yang terjadi ini sebenarnya merupakan akibat dari peningkatan kadar gula darah yang tidak diimbangi dengan produksi insulin yang cukup serta sensitifitas tubuh terhadap insulin yang cukup baik. Hal inilah yang kemudian menyebabkan gula yang dapat dimanfaatkan sebagai energi dan cadangan makanan harus terbuang bersama dengan urin.

Dengan terbuangnya gula bersama dengan urin, maka tubuh pun tidak mendapatkan jatah nutrisi yang seharusnya dapat ia peroleh. Guna memenuhi kebutuhan akan nutrisi tersebut, maka kemudian tubuh terpaksa menggunakan cadangan makanan yang ada. Sementara itu, cadangan makanan yang ada tersebut merupakan salah satu penyokong berat tubuh. Dengan kata lain, ketika cadangan makanan digunakan secara terus menerus maka akibatnya akan berdampak pada berat tubuh itu sendiri.

Klik DI SINI Sekarang Juga untuk memiliki badan yang fit dan kembali bertenaga

Pengobatan Diabetes

Suntik Insulin sangat efektif dalam menjaga kestabilan kadar gula darahPengobatan medis yang diberikan pada penderita umumnya ada dua jenis, yaitu obat hipoglikemik oral dan suntik insulin. Keduanya sangat efektif dalam menjaga kestabilan kadar gula darah penderita sehingga dapat mencegah terjadinya lonjakan kadar gula darah secara terus menerus. Namun perlu diketahui bahwa pengobatan medis tersebut hanya mampu menjaga kestabilan kadar gula darah. Artinya pengobatan medis tersebut belum mampu mengatasi diabetes sampai pada akar penyebabnya. Dengan demikian akan sangat sulit untuk benar-benar terbebas dari kencing manis yang diderita dengan pengobatan tersebut.

Karena pengobatan medis belum mampu menangani akar penyebab diabetes dengan baik, maka kemudian penderita mulai mencoba khasiat obat herbal. Namun sebenarnya mereka sendiri tidak yakin akan khasiat yang diberikan. Hal ini karena obat herbal umumnya belum teruji secara klinis sehingga khasiatnya hanya berdasarkan pada testimonial belaka. Berbeda halnya dengan obat herbal berlabel Tahitian Noni yang telah teruji secara klinis.

Selain telah teruji secara klinis khasiatnya, jus mengkudu pilihan ini juga telah diujicobakan pada 27000 pasien penderita berbagai penyakit yang diantaranya juga menderita kencing manis. Dari hasil ujicoba tersebut diketahui bahwa 82% penderita penyakit gula darah yang mengkonsumsi Tahitian Noni berhasil mengatasi penyakitnya. Ini berarti anda pun dapat merasakan khasiat yang sama  jika anda mengkonsumsi jus buah mengkudu tersebut secara teratur.

> KLIK DI SINI untuk mengalahkan diabetes Anda Sekarang <

No comments yet... Be the first to leave a reply!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *