Waspadai Gejala Diabetes Sekarang Juga !

Diabetes seringkali disebut sebagai penyakit gula atau penyakit kencing manis. Hal ini karena kadar gula darah penderita melebihi kadar gula darah normal. Untuk membantu menstabilkan kadar gula darah yang meningkat, tubuh akan mengeluarkannya bersama dengan urin. Inilah alasan mengapa urin penderita diabetes berasa manis.

Mungkin anda bertanya mengapa kadar gula darah bisa melebihi batas normal. Ketahuilah bahwa untuk menstabilkan kadar gula darah diperlukan jumlah insulin yang cukup. Tubuh sebenarnya menghasilkan jumlah insulin yang cukup. Namun karena sesuatu hal, tubuh mengalami penolakan terhadap insulin. Akibatnya gula yang berasal dari makanan tidak dapat diserap oleh sel untuk proses metabolisme menjadi energi sehingga gula tetap berada dalam darah.

Pentingnya Mengenali Gejala Diabetes

gejala diabetes melitusDiabetes merupakan penyakit yang sangat berbahaya jika tidak segera mendapat obat untuk diabetes melitus yang tepat. Karena itulah, anda perlu mengetahui gejala penyakit diabetes agar dapat segera dilakukan upaya penanganan. Hal ini untuk mencegah komplikasi akibat diabetes yang seringkali terjadi.

Sebenarnya, dapat dibedakan menjadi gejala awal dan gejala lanjutan atau gejala kronis. Gejala awal adalah yang terpenting. Namun pemahaman akan gejala lanjutan juga perlu untuk memperkecil resiko terjadinya komplikasi akibat diabetes. Berikut ini gejala yang biasanya muncul.

Gejala Awal Diabetes

  • Sering Buang Air Kecil

Gejala awal penyakit diabetes ditandai dengan seringnya buang air kecil, terutama pada malam hari. Hal ini karena tubuh sedang berusaha menstabilkan kadar gula dalam darah agar kembali normal. Salah satunya dengan membuang gula yang berlebih bersama dengan urin.

Bapak Ibu

  

Gula yang didapat dari makanan seharusnya diubah menjadi energi dan diserap oleh sel. Sisanya akan disimpan sebagai cadangan makanan. Untuk mencerna gula agar dapat diserap oleh sel, tubuh memerlukan jumlah insulin yang cukup. Insulin sangat berfungsi dalam penyerapan gula oleh sel. Ketika insulin tidak berfungsi dengan baik akibat resistensi tubuh terhadapnya, maka gula tidak dapat diserap oleh sel sehingga tetap berada dalam aliran darah.

  • Lemas

Rasa lemas yang dirasakan penderita merupakan akibat dari seringnya buang air kecil. Perlu diingat bahwa gula yang dibuang bersama urin seharusnya dapat diserap oleh sel untuk menghasilkan energi dan sisanya disimpan sebagai cadangan makanan. Namun karena resistensi tubuh terhadap insulin maupun kerusakan sel beta pankreas, gula tidak dapat diserap oleh sel. Akibatnya gula tetap berada dalam aliran darah sehingga harus dikeluarkan bersama dengan urin. Inilah sebabnya mengapa penderita sering merasa lemas karena gula yang seharusnya menjadi energi untuk bekal beraktifitas telah dibuang bersama dengan urin.

  • Mudah Capek

Rasa mudah capek dirasakan oleh penderita karena tubuh tidak dapat menyerap gula yang nantinya diolah menjadi energi sebagai bekal untuk beraktifitas.

  • Cepat Haus

Konsumsi Minuman Soda Berlebihan mempertinggi resiko terkena DiabetesKarena seringnya buang air kecil, penderita akan kehilangan banyak cairan tubuh. Kekurangan cairan tubuh akan menyebabkan dehidrasi. Inilah sebabnya mengapa penderita akan merasa cepat haus dan karenanya akan sering sekali minum.

  • Cepat Lapar

Selain merasa cepat haus, penderita juga akan merasa cepat lapar. Hal ini karena selain kehilangan banyak cairan tubuh akibat seringnya buang air kecil, penderita juga kehilangan zat gula. Ingatlah bahwa tubuh penderita tidak dapat menyerap dan memanfaatkan gula yang dihasilkan dari makanan dengan baik. Karena kekurangan zat gula, otak sebagai pusat syaraf mengirimkan sinyal rasa lapar sehingga penderita akan merasa cepat lapar.

  • Penurunan Berat Badan

Penurunan berat badan diakibatkan oleh seringnya penderita buang air kecil. Gula yang dibuang tubuh melalui urin seharusnya diserap oleh tubuh. Namun karena resistensi terhadap insulin dan/atau kerusakan sel beta pankreas, tubuh tidak dapat menyerap gula dengan baik.

Zat gula yang dibuang oleh tubuh tersebut dihasilkan dari makanan. Artinya, zat gula tersebut mengandung sari-sari makanan yang diperlukan oleh tubuh. Karena zat ini dibuang, otomatis penderita tidak akan mendapatkan sari-sari makanan yang seharusnya berfungsi untuk memperbaiki kerusakan jaringan, metabolisme sel dan lain-lain. Jadi ketika terjadi penurunan berat badan yang cukup drastis, pemeriksaan kadar gula darah harus segera dilakukan untuk mengetahui apakah berat badan yang berkurang tersebut merupakan gejala diabetes.

KLIK DI SINI – Miliki gula darah yang normal dan stabil Sekarang Juga

Dengan mengenali setiap gejala yang muncul diharapkan orang akan semakin sadar akan resiko kencing manis yang dimilikinya sehingga ketika sewaktu-waktu menemui gejala tersebut, penanganan yang tepat secara medis dapat segera diupayakan. Namun perlu diingat juga bahwa sebenarnya masih ada gejala lainnya yang juga dikategorikan sebagai gejala penyakit kencing manis yang lebih dikenal dengan gejala lanjutan. Penjelasan lebih lanjut mengenai gejala lanjutan penyakit gula darah tersebut akan diberikan pada artikel selanjutnya. Klik Di Sini untuk memperoleh info lebih lanjut mengenai gejala diabetes lanjutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!