5 Kebiasaan Agar Terhindar dari Faktor Resiko Diabetes melitus

Prevalensi diabetes di dunia, termasuk Indonesia semakin bertambah tiap tahunnya. Hal ini bukan karena kurangnya pemahaman masyarakat akan bahaya penyakit tersebut, termasuk juga komplikasi yang dapat dipicu oleh diabetes. Peningkatan prevalensi diabetes lebih disebabkan karena gaya hidup masyarakat modern yang cenderung mengkonsumsi makanan instan dan merokok.

Selain kedua bentuk gaya hidup tidak sehat tersebut masih terdapat bentuk lainnya yang ternyata juga menjadi faktor resiko diabetes. Perlu diketahui bahwa melitus merupakan faktor pemicu yang dapat mempertinggi resiko seseorang untuk terserang diabetes. Terkait dengan ini, gaya hidup yang tidak sehat merupakan salah satunya selain adanya faktor keturunan.

Dengan adanya faktor keturunan memang tidak bisa dipungkiri akan mempertinggi resiko seseorang untuk terserang diabetes. Namun perlu diingat bahwa faktor risiko diabetes yang satu ini dapat dikendalikan. Apa artinya? Jadi seseorang yang mempunyai riwayat penderita diabetes dalam keluarganya belum tentu akan menderita diabetes. Bahkan resiko diabetes akibat keturunan tersebut dapat ditiadakan sama sekali  jika yang bersangkutan melakukan perubahan gaya hidup, pengaturan pola makan, pengendalian berat badan agar terhindar dari obesitas dan menambah aktifitas fisiknya sesuai kemampuan.

Mengendalikan Faktor Resiko Diabetes

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa faktor resiko diabetes dapat dikendalikan seperti halnya faktor resiko diabetes akibat keturunan. Lalu bagaimana caranya mengendalikan faktor resiko diabetes sehingga resiko terserang diabetes pun berkurang?

  • Pentingnya melakukan perubahan gaya hidup

faktor resiko diabetesDengan melakukan perubahan gaya hidup terbukti dapat mengurangi resiko diabetes. Apalagi jika gaya hidup yang anda jalani sekarang adalah gaya hidup yang tidak sehat dengan konsumsi makanan instan yang berlebihan. Belum lagi ditambah dengan kurangnya aktifitas tubuh sehingga akan semakin mempertinggi resiko anda untuk terserang diabetes. Oleh karena itulah, mulai sekarang cobalah untuk memulai gaya hidup sehat. Segera kurangi konsumsi makanan instan. Jika memang diperlukan, masaklah sendiri makanan yang akan anda konsumsi di rumah sehingga lebih sehat dan higienis.

Bapak Ibu

  

Terkait dengan konsumsi makanan, perlu diketahui bahwa konsumsi buah dan sayuran setiap hari dapat mengurangi resiko diabetes. Hal ini terkait dengan kandungan nutrisi, terutama serat yang ada dalam buah dan sayuran, terutama sayuran hijau. Karenanya usahakan untuk menambah porsi buah dan sayuran anda dan kurangi konsumsi makanan instan seperti roti, pasta, mie dan kentang goreng. Hal ini karena jenis makanan tersebut memiliki indeks glikemik yang tinggi yang nantinya justru akan meningkatkan kadar gula darah anda.

Peningkatan kadar gula darah jika masih dapat ditangani dengan baik oleh tubuh maka hasilnyapun tidak akan berkembang menjadi diabetes. Namun dengan konsumsi makanan instan secara terus menerus, maka akan cenderung merusak keseimbangan tubuh dalam hal memperoleh nutrisi sehingga dikhawatirkan akan mempengaruhi kerja kelenjar pankreas dalam hal memproduksi insulin dalam jumlah yang cukup.

  • Perlunya mengurangi konsumsi makanan instan

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa konsumsi makanan instan secara terus menerus akan dapat menyebabkan keseimbangan tubuh terganggu. Hal ini tentu saja terkait dengan nutrisi yang diperoleh tubuh. Perlu diingat bahwa makanan instan tidak memiliki jumlah nutrisi yang diperlukan tubuh. Karenanya konsumsi secara terus menerus akan dapat menyebabkan keseimbangan tubuh terganggu yang dapat memicu kerusakan organ tertentu.

  • Jagalah berat badan anda agar terhindar dari obesitas

Guna mengurangi resiko diabetes, pengendalian terhadap berat badan juga perlu dilakukan. Hal ini agar anda dapat terhindar dari obesitas yang akan menyebabkan penimbunan lemak di dalam tubuh. Dengan banyaknya lemak yang tertimbun di dalam tubuh maka nantinya akan dapat mengganggu keseimbangan hormon. Jika keseimbangan hormon terganggu maka insulin pun tidak akan mampu bekerja secara optimal dalam hal mengontrol kadar gula darah sehingga kadar gula darah pun meningkat.

  • Kurangi konsumsi minuman bersoda

Konsumsi Minuman Soda Berlebihan mempertinggi resiko terkena DiabetesMinuman bersoda dan juga minuman dalam kemasan lainnya juga ternyata dapat mempertinggi resiko seseorang untuk terkena diabetes. Hal ini terkait dengan pemanis buatan dan jumlah kalori yang terkandung dalam minuman tersebut. Perlu diingat bahwa pemanis buatan akan dapat meningkatkan kadar gula darah. Selain itu, juga pemanis buatan tidak baik jika dikonsumsi secara terus menerus. Apalagi ditambah dengan adanya pengawet dalam minuman tersebut yang semakin memberikan dampak negatif bagi tubuh.

  • Stop kebiasaan merokok

Kebiasaan merokok juga harus dikurangi atau bahkan dihentikan guna mengurangi resiko diabetes. Dengan begitu nantinya anda akan terbebas dari resiko dua penyakit, yaitu penyakit diabetes dan penyakit kardiovaskular.

Mengingat faktor resiko diabetes yang ada dapat dikendalikan guna mengurangi resiko diabetes, maka alangkah baiknya jika anda mulai mengendalikan faktor resiko tersebut sehingga nantinya anda dapat terhindar dari diabetes. Hal ini terkait dengan fakta bahwa penyakit diabetes susah diatasi. Pengobatan medis yang ada memang mampu menjaga kestabilan kadar gula darah. Namun pengobatan tersebut belum mampu membasmi akar penyebab diabetes.

Pengobatan alternatif yang memanfaatkan khasiat buah mengkudu (Noni) secara mengejutkan memang terbukti dapat menurunkan kadar gula darah. Namun anda tetap perlu berhati-hati karena produk obat alternatif yang menggunakan Noni sebagai bahan dasarnya jumlahnya ratusan. Namun hanya Tahitian Noni lah yang telah secara klinis terbukti mampu mengatasi diabetes dan karenanya penggunaan obat diabetes melitus ini pun telah dianjurkan oleh Uni Eropa dan Badan Kesehatan kelas dunia (WHO).

> KLIK DI SINI untuk mengalahkan diabetes Anda Sekarang <

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!