8 Gejala Diabetes Melitus Yang “Menarik Perhatian”

Diabetes Mellitus merupakan penyakit yang sudah umum di masyarakat dan jumlah penderitanya pun semakin bertambah tiap tahunnya. Namun penambahan jumlah penderita diabetes ini tidak disertai dengan antusiasme masyarakat dalam hal mencari informasi yang berkaitan dengan diabetes. Terbukti sebagian besar dari mereka hanya tahu tentang definisi diabetes. Hal ini tentunya akan berpengaruh terhadap pencegahan dan penanganan penyakit nantinya.

Pencegahan terhadap penyakit diabetes perlu dilakukan sejak dini mengingat belum ditemukannya obat diabetes yang secara efektif dapat memberikan efek gula darah stabil yang permanen. Tentunya untuk melakukan pencegahan diperlukan pemahaman yang cukup akan gejala penyakit diabetes melitus, baik gejala penyakit diabetes yang khas yang merupakan gejala diabetes mellitus awal maupun gejala lanjutan. Gejala dm lanjutan biasanya terjadi atau tampak setelah menderita diabetes dalam jangka waktu yang lama. Lalu apa sajakah yang perlu diketahui dan diwaspadai? Simak saja uraian berikut.

Gejala Khas Diabetes

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, gejala gejala diabetes melitus dibagi menjadi dua, yaitu gejala khas atau gejala awal dan gejala lanjutan. Gejala awal adalah gejala yang dikeluhkan atau tampak pada penderita akibat tingginya kadar gula darah. Berikut ini uraian mengenai gejala gejala yang biasanya dikeluhkan penderita ketika kadar gula darahnya meningkat.

  • Sering buang air kecil

gejala diabetes melitusKadar gula darah yang tinggi akan memaksa tubuh untuk membuangnya bersama dengan urin guna menstabilkan kembali kadar gula dalam darah. Hal ini menjadi alasan kuat mengapa penderita diabetes akan sangat sering buang air kecil, khususnya pada malam hari.

Tentunya akan sangat terasa menyiksa sekali jika hal ini berlangsung terus menerus. Namun itulah yang dilakukan tubuh guna menstabilkan kadar gula dalam darah. Hal ini karena adanya gula dalam aliran darah, jika tidak segera distabilkan akan dapat menimbulkan plak pada pembuluh darah. Dengan semakin terakumulasinya plak tersebut maka lama kelamaan pembuluh darah akan tersumbat. Akibatnya akan sangat fatal sekali jika yang tersumbat pembuluh darah yang menuju ke organ-organ vital seperti jantung, ginjal atau bahkan otak.

Bapak Ibu

  

Untuk itu ketika menemui gejala sering buang air kecil ini, ada baiknya jika anda segera memeriksakan kadar gula darah anda. Hal ini untuk mengetahui apakah anda terserang diabetes atau tidak. Jika iya maka penanganan medis sesegera mungkin dapat diupayakan sehingga resiko komplikasi akibat diabetes pun dapat dikurangi.

  • Penurunan berat badan

Penurunan berat badan terjadi karena tubuh kekurangan nutrisi. Mungkin anda bertanya mengapa tubuh sampai kehilangan nutrisi sehingga mengakibatkan penurunan berat badan. Ketahuilah bahwa kadar gula darah yang meningkat akan memaksa tubuh untuk mengeluarkannya bersama dengan urin. Padahal seharusnya gula tersebut dicerna oleh sel sehingga dihasilkan energi dan cadangan makanan. Karena tidak diserap oleh sel maka sebagai gantinya tubuh mencerna cadangan makanan yang ada dalam bentuk protein dan lemak yang disimpan dalam jaringan tubuh sebagai pengganti nutrisi yang hilang tadi. Jika hal ini terus menerus terjadi maka akibatnya tubuh akan kehilangan massanya.

  • Rasa lemas

Rasa lemas timbul akibat tubuh yang kekurangan nutrisi maupun karena dehidrasi. Hal ini karena gula yang ikut terbuang bersama urin seharusnya dapat diubah menjadi energi dan cadangan makanan bagi tubuh. Namun karena rusaknya sel beta pankreas dan/atau resistensi tubuh terhadap insulin, maka gula tidak dapat diserap oleh sel. Perlu diingat bahwa yang bertugas membuka gerbang sel adalah insulin sehingga ketika insulin tidak diproduksi atau adanya resistensi terhadap insulin, gula tidak akan masuk ke dalam sel.

  • Cepat haus

Penderita Diabetes akan lebih cepat merasa haus akibat dehidrasiRasa cepat haus timbul akibat tubuh yang mengalami dehidrasi. Perlu diingat bahwa dehidrasi atau kekurangan cairan merupakan akibat dari seringnya penderita buang air kecil. Intinya tubuh akan merespon dehidrasi yang dialaminya dengan mengirimkan sinyal rasa haus ke otak. Hal ini merupakan alasan kuat mengapa penderita diabetes akan merasa cepat haus.

  • Cepat lapar

Rasa cepat lapar timbul akibat tubuh yang kekurangan nutrisi. Hal ini karena tubuh tidak mendapat asupan nutrisi yang seharusnya dapat diperolehnya dari gula yang terbuang bersama urin. Karenanya tubuh mengirim sinyal rasa lapar ke otak sehingga penderita akan merasa lapar.

Gejala Lanjutan

Sebelumnya telah dijelaskan bahwa gejala diabetes dibagi menjadi dua, yaitu gejala awal dan gejala lanjutan. Gejala lanjutan merupakan petunjuk akan timbulnya komplikasi akibat diabetes. Berikut gejala lanjutan yang biasanya muncul.

  • Gangguan penglihatan

Gangguan penglihatan yang dialami penderita diabetes dapat menyebabkan kebutaan permanen yang akan sulit sekali ditangani. Karena itu pemeriksaan mata perlu dilakukan secara teratur, khususnya bagi mereka yang telah lama menderita diabetes. Hal ini karena gula yang berada dalam aliran darah dapat masuk dan mempengaruhi pembuluh darah yang menuju retina dan mengakibatkan kerusakan retina.

  • Gangguan pada ginjal

Gangguan pada ginjal terjadi akibat tugas yang terlalu berat. Perlu diingat bahwa tugas ginjal seharusnya hanya menyaring zat-zat makanan dan membuang zat-zat sisa yang bersifat racun ke luar tubuh dalam bentuk urin. Akibat meningkatnya kadar gula dalam darah, tugas ginjal bertambah yaitu menyaring gula dalam aliran darah tadi untuk selanjutnya dibuang bersama dengan urin. Dengan beban tugas yang berat ini lama kelamaan ginjal akan mengalami kerusakan yang dapat berlanjut pada gagal ginjal.

  • Gangguan pada jantung

penderita diabetes beresiko terkena komplikasi jantungGangguan pada jantung terjadi ketika gula yang berada dalam aliran darah ikut masuk ke pembuluh darah yang menuju jantung. Akibatnya akan timbul plak pada pembuluh darah tersebut. Apabila terus terakumulasi maka plak tersebut akan semakin tebal dan menyumbat pembuluh darah sehingga darah dan oksigen tidak mengalir sebagaimana mestinya.

Mengingat bahaya yang ditimbulkan oleh diabetes, wajar jika pemahaman akan gejala diabetes sangat diperlukan. Terbukti dengan mengetahui dan mengenali gejalanya anda dapat mencegah timbulnya komplikasi akibat diabetes. Yang terpenting adalah jangan pernah beranggapan bahwa dengan suntik insulin maupun obat dokter anda bisa seratus persen sembuh dari diabetes. Hal ini karena obat dokter maupun sulih insulin tidak secara efektif menuntaskan akar permasalahan diabetes.

Metode pengobatan alternatif diabetes lainnya bisa saja menjadi pilihan. Apalagi dengan ditemukannya obat herbal diabetes yang ternyata dapat merangsang perbaikan sel beta pankreas yang rusak sekaligus meningkatkan sensitifitas sel terhadap insulin sehingga ketergantungan penderita terhadap sulih insulin maupun obat dokter dapat dikurangi secara bertahap.

Klik Di Sini untuk mencabut akar penyebab diabetes Anda Sekarang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!