4 Tips Mencegah Komplikasi Diabetes Melitus Tipe 2

Komplikasi diabetes melitus tipe 2 merupakan salah satu gangguan kesehatan yang dapat timbul akibat penyakit diabetes. Munculnya tersebut juga bisa menjadi ciri-ciri gula darah tinggi atau gula darah yang tidak terkontrol dengan baik. Jika hal ini dibiarkan terus menerus, maka efeknya tidak akan baik bagi tubuh penderita. karenanya komplikasi tersebut harus sebisa mungkin dicegah. Salah satunya dengan menjalankan diet diabetes melitus. Berikut ini terdapat beberapa hal yang harus dilakukan saat menjalani diet, agar hasilnya bisa maksimal dalam hal mencegah munculnya komplikasi.

Hindari Bahan Makanan Berkarbohidrat Kompleks

Komplikasi Diabetes Melitus Tipe 2Guna mencegah timbulnya komplikasi diabetes melitus tipe 2, maka kadar gula darah harus terkontrol dengan baik. Hal ini dapat dicapai dengan mengawasi ketat asupan karbohidrat penderita, mengingat jenis karbohidrat yang dikonsumsi tidak hanya berkaitan dengan resiko komplikasi penyakit diabetes melitus tipe 2, tetapi juga berhubungan dengan cara mencegah diabetes melitus. Dalam hal ini, karbohidrat kompleks dianggap lebih baik dibanding karbohidrat sederhana.

Berbicara mengenai karbohidrat kompleks, maka mungkin anda akan bertanya mengapa ia dianggap lebih baik. Perlu diketahui bahwa makanan yang mengandung karbohidrat kompleks nantinya akan dicerna lebih lambat oleh tubuh. Proses pencernaan yang berjalan lebih lambat ini akan mempengaruhi pelepasan glukosa ke dalam aliran darah. Jadi ketika proses pencernaan berjalan lebih lambat, pelepasan glukosapun akan berjalan lambat. Dengan begitu, kadar glukosa darah penderita dapat terjaga kestabilannya, mengingat kadar gula darah yang tidak stabil merupakan ciri-ciri penyakit diabetes melitus.

Tingkatkan Konsumsi Serat

Selain memperhatikan asupan karbohidrat penderita, terutama jenisnya, serat juga merupakan salah satu hal yang perlu dipertimbangkan asupannya ketika membahas mengenai penyakit diabetes dan pengobatan Herbal Diabetes, sekaligus cara mencegah munculnya komplikasi penyakit diabetes melitus. Mengapa serat dianggap penting? Sama halnya dengan asupan karbohidrat kompleks, serat nantinya dapat membantu menghambat pelepasan glukosa ke dalam aliran darah. Meski demikian, serat tidak ikut dicerna di dalam tubuh. Ia hanya membantu proses pencernaan saja.

Asupan Protein dalam Jumlah yang Cukup

Asupan protein dalam jumlah yang cukup ternyata tidak hanya berfungsi memperbaiki sel dan jaringan yang rusak, tetapi juga bermanfaat terhadap upaya penurunan berat badan. Fakta ini diperoleh dari hasil sebuah penelitian yang dilakukan oleh para peneliti Swedia. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa asupan protein dalam jumlah yang cukup dapat menurunkan berat badan lebih cepat dibandingkan dengan mengurangi konsumsi karbohidrat.

Bapak Ibu

  

Hindari Penggunaan Penyedap Instan

Penyedap masakan memang dapat menambah cita rasa masakan. Namun hendaknya dipertimbangkan kembali bahan-bahan yang terkandung di dalamnya. Sebagian besar bahan-bahan yang digunakan bukanlah bahan alami, sehingga akan lebih cenderung memicu gangguan kesehatan. Salah satu gangguan kesehatan yang dapat dipicu oleh penggunaan penyedap instan tersebut adalah gangguan kardiovaskuler, yang juga merupakan komplikasi diabetes. Karenanya sebisa mungkin hindari penggunaan penyedap instan tersebut. Gantilah dengan bumbu atau rempah-rempah alami yang tidak hanya lebih sehat, tetapi juga kaya rasa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!